Pemkab Pidie turunkan tim evaluasi baca Al Quran satu hari satu ayat

Banda Aceh|BidikIndonesia.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie, Provinsi Aceh, melalui Dinas Syariat Islam setempat menurunkan tim pemantau dan evaluasi program membaca Al Quran satu hari satu ayat untuk peserta didik sekolah dasar dan menengah pertama.

Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Pidie H Fazli di Pidie, Selasa, mengatakan program Gerakan Pembelajaran Al Quran merupakan inisiasi Bupati Pidie Sarjani Abdullah yang diluncurkan pada 21 Mei 2025.

“Sebagai tindak lanjut program tersebut, Pemkab Pidie menurunkan tim evaluasi dan memantau Gerakan Pembelajaran Al Quran, guna melihat sejauh mana penerapan program satu hari satu ayat tersebut,” katanya.

H Fazli mengharapkan dukungan seluruh elemen masyarakat, sehingga Gerakan Pembelajaran Al Quran satu hari satu ayat membentuk generasi muda sebagai generasi berilmu dan berakhlak mulia.

“Program ini bertujuan menghapus angka buta baca Al Quran bagi peserta didik, meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan menghafal Al Quran. Serta menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Al Quran,” kata H Fazli.

Bacaan Lainnya

Pemkab Pidie memberikan kewenangan kepada Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) Wilayah Pidie melaksanakan evaluasi dan pemantauan pelaksanaan Gerakan Pembelajaran Al Quran.

Sekretaris MUNA Wilayah Pidie Tgk Amri Aiyub mengatakan dari hasil evaluasi ada peningkatan kemampuan peserta didik dalam membaca, menulis, dan menghafal Al Quran.

“Kemampuan peserta didik dalam membaca, menulis, dan menghafal ayat-ayat Al Quran menjadi catatan tim. Selai itu, metode digunakan guru mengajar Al Quran juga menjadi bagian evakuasi kami,” katanya.

Tgk Amri Aiyub mengatakan tim evaluasi dan pemantauan terdiri dari 23 relawan. Mereka mendatangi 230 sekolah dasar dan 44 sekolah menengah pertama yang tersebar di 23 kecamatan di Kabupaten Pidie.

“Setelah kunjungan lapangan, kami mengadakan rapat mengumpulkan data hasil pemantauan dan evaluasi di lapangan. Selanjutnya, kami mengeluarkan rekomendasi untuk disampaikan kepada Bupati Pidie terkait pelaksanaan program tersebut,” kata Tgk Amri Aiyub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *