Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menyalurkan bantuan masa panik kepada tujuh kepala keluarga yang rumahnya terbakar di Komplek Permata Punie, Gampong Punie, Kecamatan Darul Imarah pada Minggu (25/10) dini hari.
“Penyaluran bantuan masa panik tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah,” kata Kepala Dinas Sosial Aceh Besar Darwan Asrizal di Darul Imarah, Senin.
Kebakaran yang terjadi menjelang subuh tersebut mengakibatkan tiga unit rumah mengalami rusak berat dan empat unit lainnya rusak ringan. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Adapun bantuan yang disalurkan masing-masing kebutuhan pokok, pakaian, perlengkapan sekolah anak, perlengkapan keluarga, peralatan rumah tangga, serta bahan bangunan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar korban dan mendukung pemulihan rumah terdampak.
“Bantuan yang kami salurkan ini bersumber dari APBK, APBA dan APBN,” katanya.
Ia mengatakan bantuan yang disalurkan tersebut jangan menilai dari jumlahnya. Bantuan yang diberikan itu merupakan bentuk perhatian dan pemerintah hadir saat warga tertimpa musibah.
Pemkab Aceh Besar berharap bantuan masa panik tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban sekaligus menjadi dukungan awal bagi keluarga terdampak untuk bangkit dan memulihkan kondisi setelah kebakaran
Keuchik (kepala desa) Punie Abu Bakar menyampaikan terima kasih atas respons cepat jajaran Pemkab Aceh Besar dan pihak terkait dalam menangani kebakaran serta membantu warga terdampak.
Ia juga mengapresiasi petugas BPBD Aceh Besar yang bergerak cepat memadamkan api di daerah padat perumahan tersebut, sehingga kebakaran tidak meluas.


