Sabang|BidikIndonesia.com – Peringatan Hari Buruh pada 1 Mei 2026 dimaknai sederhana oleh para buruh di Pelabuhan Balohan, Kota Sabang. Mereka berharap dapat terus bekerja dengan aman, tertib, serta mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.
Ketua Persatuan Buruh Pelabuhan Balohan Sabang, Jamal, mengatakan pemerintah perlu memberikan dukungan nyata bagi para buruh. Menurutnya, perhatian tersebut penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan keterampilan pekerja.
“Kami berharap pemerintah dapat memastikan para buruh tetap tertib, aman, dan dapat mencari nafkah dengan nyaman di pelabuhan ini. Selama ini, tidak ada kendala berarti yang dihadapi di lapangan,” ujar Jamal.
Selain itu, para buruh juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah penginapan dan resor di kawasan Sabang. Kerja sama tersebut dinilai membantu kelancaran aktivitas bongkar muat barang di wilayah pelabuhan.
Jamal menambahkan, hingga saat ini belum ada dukungan khusus yang berkelanjutan dari pemerintah untuk buruh di Sabang. Ia berharap ke depan ada program pelatihan maupun pembinaan yang bisa meningkatkan kemampuan buruh.
“Kami berharap ada dukungan seperti pelatihan untuk buruh, supaya lebih diperhatikan nasib buruh di Sabang. Apalagi dari segi usia, kebanyakan sudah di atas 40 tahun,” jelasnya.
Saat ini, jumlah buruh di Pelabuhan Balohan tercatat sebanyak 50 orang yang terbagi dalam dua kelompok kerja. Masing-masing kelompok terdiri dari 25 orang yang aktif bekerja setiap harinya.
Meski minim kendala, aktivitas di lapangan tetap berjalan aman dan lancar. Momentum Hari Buruh ini diharapkan menjadi titik perhatian pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan keberlangsungan kerja para buruh di Sabang.







