Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Arena Car Free Day (CFD) di Jalan Daud Beureuh, Banda Aceh, mendadak ramai oleh warga yang tak hanya sekadar lari pagi. Di tengah hiruk-pikuk olahraga, banyak warga yang justru melipir ke stan Kantor Wilayah Kemenkum Aceh untuk berkonsultasi soal kekayaan intelektual.
Pantauan di arena CFD Banda Aceh, Minggu, stan tersebut tampak dipadati pengunjung. Mulai dari pelaku UMKM hingga masyarakat umum terlihat antusias bertanya soal cara pendaftaran merek hingga hak cipta.
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kekayaan Intelektual (KI) Sedunia tahun 2026. Menariknya, layanan yang diberikan benar-benar komplet, mulai dari pendampingan pendaftaran hingga konsultasi hukum lainnya secara gratis.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Aceh Meurah Budiman, yang hadir langsung di lokasi menyebut aksi jemput bola ini adalah cara efektif mengedukasi masyarakat.
Menurutnya, kesadaran hukum harus dibangun di tempat-tempat yang menjadi pusat interaksi warga.
“Kami ingin menunjukkan bahwa urus merek atau konsultasi hukum itu tidak sulit. Sambil santai, sambil olahraga di CFD, warga bisa dapat kepastian hukum soal karya dan inovasi mereka,” ujar Meurah Budiman.
Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kemenkum Aceh Purwandani H Pinilihan, menjelaskan bahwa tema tahun ini sengaja mengawinkan semangat sportivitas dengan kreativitas.
“Tema kita tahun ini kekayaan intelektual dan olahraga, siap berinovasi. Kami ingin mendorong para inovator, khususnya di Aceh, untuk berani berinovasi dan yang terpenting adalah melindunginya secara hukum,” jelas Purwandani.
Abdul, warga Banda Aceh, mengaku terkesan dengan layanan ini. Dirinya yang awalnya berniat lari pagi justru mendapatkan informasi berharga untuk usaha kecilnya.
“Seru ya, baru kali ini olahraga tapi pulang-pulang dapat ilmu baru soal merek. Sangat menambah wawasan buat kita masyarakat awam yang mau mulai usaha,” kata Abdul.
Aksi edukasi di ruang publik ini tidak hanya berlangsung di Banda Aceh. Seluruh Kantor Wilayah Kemenkum se-Indonesia juga serentak menggelar layanan serupa untuk memeriahkan peringatan Hari KI Sedunia, sebagai komitmen negara melindungi karya anak bangsa.







