Kapal Pesiar Azamara Dijadwalkan Bersandar, Ratusan Turis Siap Jelajahi Sabang

Sabang|BidikIndonesia.com – Ratusan turis mancanegara dijadwalkan tiba di Kota Sabang menggunakan kapal pesiar MS Azamara Onward yang akan bersandar di Pelabuhan BPKS pada Sabtu, 11 April 2026.

Kapal berbendera Marshall Islands tersebut akan tiba dari Kuala Lumpur, Malaysia pada pukul 07.00 waktu setempat. Pada hari yang sama, kapal dijadwalkan kembali melanjutkan pelayaran menuju Hambantota, Sri Lanka pada pukul 17.00.

Kepala Unit Manajemen Pelabuhan (UMP) BPKS Zulkarnaini Abdullah mengatakan kunjungan kapal pesiar ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan wisatawan internasional terhadap Sabang sebagai destinasi.

“Ini menjadi peluang besar bagi Sabang untuk menunjukkan kesiapan kita dalam menerima kunjungan turis mancanegara baik dari sisi pelayanan pelabuhan maupun destinasi wisata,” ujarnya.

Ia menjelaskan, UMP telah melakukan berbagai persiapan teknis dan koordinasi lintas instansi untuk mendukung kelancaran kunjungan tersebut,

Bacaan Lainnya

“UMP telah melakukan Koordinasi dengan Instansi terkait di pelabuhan untuk kelancaran proses kedatangan azamara, khususnya dgn KSOP untuk memastikan keamanan kapal Bersandar di Pelabuhan, ” kata Zulkarnaini.

Lebih lanjut dikatakan, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) juga mendorong keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam menyambut kedatangan kapal pesiar tersebut.

Pelaku UMKM, jasa transportasi lokal, serta sektor pariwisata diharapkan dapat mengambil bagian dalam menyambut wisatawan, sehingga memberikan dampak langsung bagi perekonomian masyarakat.

Kapal yang diageni oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Sabang ini akan bersandar di Dermaga CT.3 Pelabuhan BPKS. Selama berada di Sabang, para wisatawan dijadwalkan melakukan kunjungan singkat ke sejumlah destinasi wisata di Pulau Weh.

Kunjungan ratusan turis ini dinilai memberi dampak langsung terhadap pergerakan ekonomi lokal, terutama sektor transportasi, pemandu wisata, hingga pelaku usaha kecil.

Dengan jumlah ratusan turis yang akan turun, momentum ini diharapkan dapat dimanfaatkan pelaku usaha pariwisata dan masyarakat untuk memperkenalkan potensi wisata Sabang.

Momentum ini juga menjadi kesempatan bagi Sabang untuk memperkuat posisinya dalam jaringan destinasi kapal pesiar internasional di kawasan Asia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *