Kabar Terbaru Kasus Penusukan Ibu dan Anak di Aceh Utara, Polisi Sebut Pelaku ODGJ

Aceh Utara|BidikIndonesia.com – Polisi belum mampu mengungkap motif penusukan terhadap seorang ibu rumah tangga bernama Nurhanifah (37) dan anaknya, Bintang Zaki Munawarah (12) di Gampong Simpang Empat, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara hingga Senin, 11 Mei 2026. Sementara pelaku berinisial A (24) memiliki riwayat penderita Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sebelumnya juga disebut tunawicara atau bisu.

“Pelaku sempat dibawa pulang, tapi sudah dibawa lagi oleh keluarganya ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh, padahal rencana mau diperiksa besok, 12 Mei 2026,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, AKP Ibrahim, Senin, 11 Mei 2026.

Dari keterangan pihak keluarga kepada polisi, A memiliki riwayat pengobatan kejiwaan. Saat ini pelaku juga sedang fokus pengobatan di RSJ Banda Aceh.

“Sudah kami minta suratnya, hanya saja keluarganya sedang fokus pada pengobatan pelaku dulu,” tuturnya.Polisi juga berencana memintai keterangan lebih lanjut dari korban pada Rabu mendatang.

“Update terbaru nanti kita infokan kembali,” imbuhnya.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya diberitakan, A diduga menyerang Nurhanifah di rumah korban menggunakan senjata tajam pada Rabu malam, 9 April 2026. Penyerangan tersebut dilakukan A ketika korban baru masuk saja ke dalam rumah, di Gampong Simpang Empat, Kecamatan Seuneuddon, Aceh Utara.

Aksi A tersebut kemudian dipergoki anak korban, Bintang Zaki, yang mencoba melawan pelaku menggunakan pedang. Namun, anak berusia 12 tahun itu juga terkena tusukan d bagian rusuk kiri oleh pelaku ketika berupaya menyelamatkan ibunya, Nurhanifah.

Bintang yang dalam kondisi terluka lantas kabur untuk meminta pertolongan sang ayah, Samsul Bahri. Ketika kejadian, Samsul sedang berada di salah satu warung kopi yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi kejadian perkara.

Samsul dibantu warga yang mendapat kabar tersebut lalu menangkap A di rumah korban.

Berdasarkan penyelidikan awal pihak kepolisian diketahui A dan keluarga korban diduga saling kenal. Sebelumnya A disebut pernah bekerja pada suami korban, Samsul Bahri, kisaran tahun 2023. Di tahun yang sama, A juga pernah membawa ayahnya untuk menjadi sopir traktor pebajak sawah di tempat korban.***

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *