Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Pemerintah Aceh bersama Komisi Pelabuhan Penang (PPC) tengah merintis pembukaan rute kapal feri langsung dari Aceh ke Penang. Jika terealisasi, moda baru ini diharap menjadi alternatif transportasi laut selain pesawat, yang selama ini menjadi satu-satunya pilihan.
Ketua PPC, Datuk Yeoh Soon Hin, menyebut inisiatif ini sebagai langkah positif untuk mempererat hubungan kedua negara.
“Penang Port Sdn Bhd sebagai operator pelabuhan telah berdiskusi dengan pemerintah Aceh mengenai kesiapan pelabuhan menerima rute feri ini,” ujarnya.
Rencana tersebut meliputi dua jenis kapal, yaitu feri penumpang berkapasitas hingga 200 orang dengan panjang sekitar 59 meter, serta kapal kargo. Nantinya, feri penumpang akan berlabuh di Swettenham Pier Cruise Terminal (SPCT), sedangkan kapal kargo di Butterworth Deep Water Wharves (BDWW).
Selama ini, pasien asal Aceh tercatat sebagai salah satu penyumbang terbesar jumlah pasien medis di Penang, setelah Medan dan Jakarta. Namun, akses perjalanan masih terbatas pada jalur udara dengan pilihan penerbangan yang tidak selalu terjangkau.
Menurut platform Berobatpenang.com, keberadaan jalur laut ini akan memudahkan mobilitas pasien sekaligus memperlancar arus wisatawan dari Aceh.
“Kami berharap rencana penambahan kapal feri ini segera terwujud,” kata perwakilannya.
Meski begitu, masih ada dua hal yang menunggu kepastian yakni, pelabuhan mana di Aceh yang akan digunakan sebagai titik keberangkatan, serta harga tiket feri. Masyarakat berharap biaya tiket dapat lebih terjangkau dibandingkan pesawat.
Jika berjalan sesuai rencana, rute feri Aceh–Penang bukan hanya memudahkan akses pasien ke fasilitas medis, tetapi juga membuka peluang baru bagi kerja sama ekonomi dan pariwisata kedua wilayah.***

