Banda Aceh|BidikIndonesia.com– Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kabupaten Aceh Besar menyatakan terus mengoptimalkan program pendampingan bagi koperasi aktif di daerah itu sebagai penggerak ekonomi di tingkat gampong.
“Pendampingan yang kita berikan ini bukan hanya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), termasuk juga koperasi non KDMP yang saat ini masih aktif menjalankan usahanya di Aceh Besar,” kata Kepala Diskopukmdag Aceh Besar, Sulaimi, di Lambaro, Rabu.
Ia menjelaskan pendampingan yang diberikan untuk KDMP dan non KDPM seperti penyelenggaraan Rapat Tahunan Anggota (RAT), pembuatan akun Simkopdes dan Online Data system (ODS),ODS bagi KDMP dan Non KDMP dan pemutrakhiran data.
Kemudian pemberian pendampingan tenaga profesional yang saat ini sedang disiapkan oleh kementerian terkait dan pemeriksaan terhadap kesehatan keuangan koperasi KDMP dan juga non KDMP.
“Pendampingan ini merupakan bagian untuk mengoptimalkan peran koperasi sebagai roda penggerak ekonomi mulai dari tingkat gampong hingga tingkat yang lebih luas,” katanya yang turut didampingi Kepala Bidang UKM Aceh Besar, Yuswandi.
Menurut dia, untuk pendampingan di tingkat gampong, Diskopukmdag juga telah memberikan arahan dan pembekalan agar pengurus mampu mengoptimalkan kehadiran koperasi di tingkat desa dalam peningkatan ekonomi masyarakat.
Ia menyebutkan total koperasi aktif di Kabupaten Aceh Besar termasuk dengan KDMP hingga saat ini sebanyak 1.073 unit yang tersebar di 23 kecamatan dalam kabupaten itu.
Pihaknya berkomitmen untuk memberikan pendampingan dan pembinaan kepada seluruh koperasi agar dapat berperan aktif dalam menggarap berbagai potensi ekonomi yang akhirnya ikut mendongkrak kesejahteraan anggota.







