APPSI Aceh dituntut bantu pedagang jadi penyuplai barang untuk program MBG

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Pusat menuntut pengurus Provinsi Aceh bersinergi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar dapat membantu pedagang pasar menjadi penyuplai bahan baku untuk kebutuhan dapur makan bergizi gratis (MBG).

“Keterlibatan pedagang pasar sangat penting. Jangan sampai ada 800 dapur MBG di Aceh, ini yang suplai barang hanya oleh beberapa pihak,” kata Ketua Harian APPSI Pusat, Don Muzakir, di Banda Aceh, Rabu.

Pernyataan itu disampaikan Don Muzakir kepada awak media usai membuka musyawarah wilayah dan melaksanakan pelantikan DPW APPSI Provinsi Aceh, di Anjong Mon Mata, Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, di Banda Aceh.

Don Muzakir mengingatkan, APPSI Aceh ikut mengawasi proses penyuplai bahan ke dapur MBG jangan sampai dimainkan oleh beberapa pihak saja, dan harus memastikan adanya pemerataan ke pedagang pasar, termasuk para peternak, petani hingga nelayan.

Ia mencontohkan, ketika ada wilayah dapur MBG yang jauh dari usaha produksi ayam dan telur, maka kebutuhan tersebut dari pedagang pasar terdekat. Jangan sampai mereka tidak mendapatkan apapun.

Bacaan Lainnya

“Seperti kita di tengah-tengah ada pedagang buah, dan ada suplai ke MBG, tapi pedagang tidak tahu apa-apa. Berarti kan ini ada permainan, hal ini yang sedang dibenahi oleh BGN, maka harus kita pantau sama-sama,” ujarnya.

Ia menegaskan, program MBG ini tidak boleh hanya dinikmati oleh segelintir orang, sehingga ekonominya kurang berjalan. Karena itu, butuh pengawasan bersama agar perputaran nilai ekonomi dari program MBG benar-benar dirasakan masyarakat.

“Jangan takut mengawasi, ini demi perputaran ekonomi yang betul-betul dirasakan oleh masyarakat. MBG ini program Presiden, harus kita kawal bersama-sama,” tegasnya.

Selain itu, Don Muzakir juga mengharapkan kepada APPSI Aceh mengabdikan diri untuk memperjuangkan kesejahteraan pedagang dan mendukung terwujudnya pertumbuhan ekonomi kerakyatan sesuai amanah Presiden Prabowo Subianto.

Ia menyebutkan, pada dasarnya APPSI memiliki tugas untuk membina, mengayomi, dan mengadvokasi para pedagang pasar, UMKM, serta pedagang kaki lima di Aceh agar meraih kesejahteraan.

Dirinya berharap, APPSI sebagai organisasi yang fokus terhadap pedagang ini harus mampu menggerakkan ekonomi pedagang pasar dan menciptakan kemajuan usaha mereka.

“Tugas saudara menjadi mata dan telinga Presiden. Di saat ada pedagang pasar atau masyarakat yang membutuhkan uluran tangan para pengurus APPSI, maka saudara harus berada di garda terdepan,” demikian Don Muzakir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *