Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Gampong Pango Raya, menyusul laporan warga soal layanan kesehatan yang sering tutup di jam operasional.
Keluhan warga terbukti. Saat tiba pukul 08.30 WIB, pustu tersebut masih terkunci rapat, tak terlihat satu pun tenaga kesehatan. Padahal, sesuai jadwal operasional yang tertempel, pelayanan seharusnya sudah dimulai sejak pukul 08.15 WIB.
“Laporan masyarakat ternyata memang benar adanya. Sekarang (pukul) 8.30 WIB masih tutup. Padahal ini adalah unit layanan dasar, ujung tombak pelayanan kesehatan,” ujar Illiza.
Selain kerap tutup, warga juga mengeluhkan minimnya stok obat di pustu tersebut. “Selain kadang buka, kadang tutup, masyarakat juga mengeluhkan stok obat yang terbatas di sini,” kata Illiza.
Setelah menunggu sekitar 30 menit tanpa kejelasan, Illiza melanjutkan sidak ke Puskesmas Ulee Kareng yang berjarak sekitar 500 meter. Di sana, diperoleh informasi bahwa tenaga kesehatan yang bertugas di Pustu Pango Raya tengah sakit dan sudah lanjut usia.
Menanggapi hal itu, Illiza langsung menginstruksikan penambahan tenaga medis. “Minimal tempatkan satu orang lagi tenaga kesehatan dari PPPK kita di sana. Jangan sampai kondisi seperti ini menghambat akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan,” tegasnya.
Ia juga meminta Dinas Kesehatan memastikan seluruh unit layanan kesehatan di Banda Aceh beroperasi sesuai jadwal, serta menjaga ketersediaan obat. “Juga stok obat untuk penanggulangan pertama selalu tersedia,” pintanya.

