UIN Ar-Raniry Aceh dan lembaga kesehatan jiwa Eropa jajaki kerja sama

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh dan Kesmenesia dan Ruanita Indonesia menjajaki kerja sama untuk mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian di bidang kesehatan jiwa.

“Penjajakan ini membuka peluang bagi fakultas untuk memperluas kerja sama akademik hingga ke tingkat internasional,” kata Dekan Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry Prof Dr Muslim dalam pertemuan secara daring di Darussalam, Rabu.

Ia menjelaskan, kedua lembaga tersebut memiliki jaringan dan pengalaman dalam isu kesehatan mental masyarakat Indonesia di luar negeri. Kesmenesia menghimpun tenaga kesehatan mental asal Indonesia yang bekerja di Eropa, termasuk psikolog dan perawat jiwa.

Adapun Ruanita Indonesia bergerak dalam pendampingan dan pemberian dukungan sosial bagi masyarakat Indonesia di luar negeri, terutama perempuan.

“Kami berharap lewat kerja sama tersebut dapat meningkatkan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang berorientasi internasional,” kata Muslim.

Bacaan Lainnya

Menurut Muslim, sejumlah program sudah dibicarakan dalam pertemuan tersebut di antaranya studi banding, kuliah pakar dengan menghadirkan praktisi kesehatan jiwa dari luar negeri, serta pelatihan Psychological First Aid (PFA) untuk mahasiswa dan dosen.

Ia mengatakan, kolaborasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat juga menjadi bagian yang dijajaki. Fakultas Psikologi juga membuka kemungkinan melibatkan organisasi mahasiswa dalam kegiatan bersama dengan kedua lembaga tersebut.

Muslim mengatakan pengalaman Kesmenesia dan Ruanita Indonesia dalam menangani persoalan kesehatan mental masyarakat Indonesia di luar negeri dapat menjadi bahan pembelajaran bagi mahasiswa dan dosen.

“Mahasiswa dan dosen bisa belajar dari pengalaman langsung para praktisi maupun masyarakat yang mereka dampingi, bukan hanya dari teori di kelas,” ujarnya.

Salah satu rencana yang dibahas adalah seminar internasional dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia pada 10 Oktober 2026. Kegiatan tersebut akan melibatkan pembicara dari dalam dan luar negeri.

Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Aceh, Dr Barmawi sangat mendukung penjajakan kerja sama tersebut, khususnya dalam memastikan standar keilmuan dan etika profesi psikologi tetap terjaga.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *