Tuan rumah Rakerwil Apeksi, Illiza ingin kenalkan sejarah hingga masa depan Banda Aceh

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Wali Kota Banda Aceh IIliza Sa’aduddin Djamal memanfaatkan kesempatan menjadi tuan rumah rapat kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) sebagai momentum untuk memperkenalkan sejarah hingga masa depan Kota Banda Aceh.

“Nanti kita melaksanakan city tour untuk memperkenalkan Banda Aceh dari sejarahnya ketahanan, hingga masa depan,” kata IIliza Sa’aduddin Djamal, di Banda Aceh, Minggu.

Pernyataan itu disampaikan IIliza Sa’aduddin Djamal dalam jumpa pers menjelang pelaksanaan Raker Komwil I Apeksi. Kegiatan yang mengusung tema “Kota Tangguh, Fiskal Kuat, Kolaborasi Erat” ini berlangsung di Banda Aceh pada 19-22 April 2026.

Telah dipastikan, dari total 24 kota yang tergabung dalam Komwil I Apeksi, 21 diantaranya telah mengkonfirmasi mengikuti perhelatan rapat awal menuju Raker Nasional pada Juni 2026 nanti di Kota Medan.

IIliza menyampaikan, rapat kerja ini bukan sekedar pertemuan, tapi untuk menyajikan cara pandang, memperkuat solidaritas, serta bakal merumuskan sejumlah rekomendasi strategis.

Bacaan Lainnya

“Insya Allah, forum ini mudah-mudahan harapkan kami bisa menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang akan dibawa ketika rapat kerja nasional  nanti,” ujarnya.

Dalam rangkaian ini, kata IIliza, selain city tour, salah satu yang menjadi perhatian khusus adalah kegiatan city expo di lapangan Blang Padang.

Kegiatan ini, lanjut dia, menghadirkan experience market, interaktif para pengunjung, entertainment, kreatifitas, rancangan Banda Aceh masa depan. Semua itu juga bagian dari peringatan HUT Banda Aceh ke 821 tahun.

Kemudian, juga dilaksanakan arena kolaboratif seperti penanaman pohon di hutan kota Tibang, lalu mengantarkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana Pidie Jaya sebagai bentuk solidaritas antar daerah, serta pengajian bersama Ustadz Hanan Attaki di Masjid Oman Lampriet, Banda Aceh.

Tak hanya itu, juga dilaksanakan seminar nasional kepemimpinan Banda Aceh, menghadirkan narasumber dari Gubernur Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Gubernur Aceh serta Wali Kota Surabaya sebagai ketua Apeksi. Terakhir, ditutup dengan malam puncak HUT Kota Banda Aceh ke 821 .

“Ini bukan sekedar event saja, tapi bagaimana cara kami bercerita tentang Banda Aceh sebagai kota yang hidup yang berkembang, dan terus berkembang,” tegas IIliza.

Sementara itu, Ketua Komwil I APEKSI, Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan bahwa rapat kerja (Kerja) tahun ini dijadikan sebagai momentum penguatan fiskal hingga menyiapkan kota tangguh bencana.

“Bagaimana menciptakan kota yang tangguh, sehingga tidak lagi berbicara tentang kota yang gagap akan permasalahan bencana atau gagal permasalahan fiskal,” kata Rico Waas dalam jumpa pers di pendopo Wali Kota Banda Aceh.

Dirinya menyampaikan, kota merupakan bagian utama pusat perekonomian daerah, karena rata-rata menjadi ibu kota provinsi, seperti Barda Aceh menjadi pusat perekonomian di Aceh.

Seperti tema Raker Komwil I Apeksi ini, di mana kota-kota harus sehat secara fiskal, langkah tersebut penting dalam rangka mendukung Indonesia yang semakin kuat.

“Melihat tema kota tangguh, fiskal kuat atau kolaborasi erat. Ini adalah strategi dalam penanganan sebuah kota, penting sekali beberapa pemerintah itu memakai strategi yang tepat dalam melaksanakan ruang fiskal,” ujarnya.

Ia menegaskan, jika pemerintah kota salah melaksanakannya kebijakan fiskal, maka dampaknya bakal dirasakan dalam waktu dua atau tiga tahun kedepan. Karena itu, pemerintah kota harus benar-benar membuat rancangan keuangan yang baik dan sehat.

“Artinya, kita sharing di dalam Apeksi ini, sehingga nantinya ada acuan yang kita sampaikan dalam Rakernas,” kata Rico Waas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *