Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Sirene peringatan dini bencana dijadwalkan akan dibunyikan di sejumlah titik di Kota Banda Aceh pada Minggu, 26 April 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Masyarakat diimbau tidak khawatir karena suara tersebut merupakan bagian dari simulasi banjir dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh, C. Ahmad Putra, mengatakan pembunyian sirene akan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk latihan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
“Dalam rangka HKB 2026 yang dipusatkan di Banda Aceh pada 26 April, sirene Early Warning System (EWS) akan dibunyikan tepat pukul 10.00 WIB. Lokasi utamanya di Kecamatan Baiturrahman, tepatnya di depan kantor camat, serta di kawasan Car Free Day di Jalan T. Daud Beureueh,” kata Achmad Putra, Sabtu, 25 April 2026.
Ia menjelaskan, kegiatan simulasi ini bertujuan untuk melatih respons masyarakat saat menghadapi situasi darurat, sekaligus menguji efektivitas sistem peringatan dini, jalur komunikasi, dan koordinasi lintas instansi.
“Melalui simulasi ini, masyarakat diharapkan mengetahui langkah yang harus dilakukan saat mendengar sirene peringatan dini yang sebenarnya, sehingga dapat merespons dengan cepat dan tepat,” katanya.
BPBD juga telah melakukan sosialisasi agar masyarakat mengetahui tujuan kegiatan tersebut dan tidak terjadi kepanikan. Informasi disebarluaskan melalui media sosial resmi, serta melibatkan petugas dan relawan kebencanaan di lapangan.
Menurutnya, simulasi yang dilakukan secara rutin penting untuk menumbuhkan kesadaran dan budaya siaga bencana di tengah masyarakat.
“Kami berharap masyarakat semakin tangguh dan siap menghadapi potensi bencana,” kata Achmad Putra.***







