Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Sejak bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh pada akhir November 2025 lalu, Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Aceh langsung hadir memberikan makan bergizi gratis (MBG) kepada masyarakat terdampak, khususnya di tenda-tenda pengungsian.
Kepala BGN Regional Aceh, Mustafa Kamal mengatakan, sejak 26 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026, pihaknya telah melakukan pengalihan sebanyak 5.052.152 porsi MBG kepada masyarakat terdampak bencana.
“MBG tidak pernah absen mendampingi saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Aceh,” kata Kepala BGN Regional Aceh, Mustafa Kamal dalam keterangannya yang diterima RRI Jumat (16/1/2026).
Ia menyampaikan, 5,052 juta lebih porsi MBG yang dialihkan tersebut telah disalurkan untuk masyarakat terdampak di 19 kabupaten/kota.
“BGN bergerak cepat melalui dapur SPPG melakukan penyaluran kepada masyarakat terdampak bencana. Ketika air naik, akses sulit, dan dapur warga tidak bisa digunakan, kami memastikan asupan nutrisi tetap terjaga,” tuturnya.
Mustafa menjelaskan, penyaluran MBG untuk korban terdampak bencana mulai terjadi pengurangan dari hari ke hari. Saat awal-awal bencana, mencapai 334.181 porsi per hari, dan terus menurun hingga terakhir penyaluran pada 9 Januari 2026 sekitar 943 porsi.
Berkurangnya penyaluran ini juga karena masyarakat terdampak di tenda pengungsian banyak yang sudah kembali ke rumah masing-masing atau saudaranya.
Sementara itu, Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, Murthalamuddin mengapresiasi langkah BGN Regional Aceh yang telah ikut membantu masyarakat terdampak dengan memberikan MBG kepada pengungsi.
Dirinya berharap, upaya pemberian MBG kepada pengungsi terus berlanjut hingga masa pemulihan, terutama bagi anak-anak, sehingga gizi mereka tetap terjaga meski di tengah bencana.
“Kita mengapresiasi dan berterima kasih kepada BGN yang telah membantu mengalihkan MBG kepada pengungsi. Semoga ini terus berlanjut demi membantu pemenuhan gizi anak-anak di lokasi bencana,” harap Murthalamuddin.







