Proyek Jalan di Tiyuh Pulung Kencana Baru Jadi Tapi Sudah Rusak, Salah Siapa??

Tubaba, Bidikindonesia,- Hasil pekerjaan proyek jalan lingkungan di Rt5, Rw4, Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mulai rusak.

Padahal jalan lapen itu masing seumur jagung alias baru selesai dikerjakan belum genap sebulan. Lantaran mulai mengalami kerusakan, warga menyayangkan perihal tersebut.

“Ya sayanglah mas, baru dibangun akhir bulan Desember kok sekarang udah rusak, kan sayang mas,” kata warga yang tidak ingin identitasnya disebutkan itu pada wartawan, Jumat, 20 Januari, 2023.

Bacaan Lainnya

Selain itu, lantaran tidak melihat adanya plang informasi, dirinya juga tidak mengetahui besaran nominal ataupun sumber anggaran pada proyek yang seakan dikerjakan pihak rekanan secara sembrono itu.

“Gak tau juga kalau itu. Nggak, nggak pernah liat mas,” ujarnya sembari beristirahat sepulang bekerja sebagai buruh disebuah pabrik.

Oleh sebab itu, dia berharap rekanan dapat segera melakukan perbaikan secara menyeluruh. Sehingga jalanan tersebut menghasilkan kualitas yang baik.

“Kalau sekarang dibagusin cuma yang rusak, terus yang nggak dibagusin rusaknya nyusul belakangan, kan sama aja bohong ya mas ya. Jadi kalo mau dibagusin menurut aku lebih baik dibagusin semuanya mas, jadikan kualitas bagusnya sama rata gitu mas,” harap warga.

Selain mulai mengalami kerusakan dengan bebatuan yang mulai mengelupas, nampak jelas juga badan jalan telah ditumbuhi rumput-rumput seakan cerminan tipisnya hasil proyek.

Belakangan diketahui, Dinas PU-PR telah sepakat bakal melakukan Blacklist kepada perusahaan Cv penyedia jasa, bagi rekanan nakal yang mengerjakan proyek secara asal-asalan. Ancaman blacklist itu dampak dari DPRD Tubaba melakukan hearing kepada instansi terkait atas beberapa temuan mereka dilapangan.

Menyikapi proyek jalan yang dikeluhkan masyakat, Zaidirina Pj Bupati setempat juga rencananya bakal melakukan peninjauan kelapangan secara langsung.

Lantas dengan kondisi yang ada seperti saat ini siapa yang harus disalahkan?, apakah rekanan yang melakukan pekerjaan asal jadi, atau pihak Dinas PUPR yang lalai pengawasan, atau justru pengendara yang melintas??, Hemmd entahlah, pemirsa pembaca saja yang menyimpulkannya.(Jaky)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *