Pasporia hadir di CFD, Warga Aceh Kini Bisa urus paspor lebih mudah

Banda Aceh|BidikIndonesia.com– Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh terus berkomitmen menghadirkan pelayanan keimigrasian mudah diakses dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui program Pasporia, sebuah inovasi layanan paspor pada ruang publik di berbagai daerah, terutama pada arena car free day (CFD).

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh Tato Juliadin Hidayawan di Banda Aceh, Jumat, mengatakan program Pasporia merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik yang menempatkan kemudahan akses dan kenyamanan masyarakat sebagai prioritas utama.

“Melalui program Pasporia, kami ingin memastikan layanan keimigrasian hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami berharap inovasi ini mampu memberikan kemudahan, meningkatkan aksesibilitas layanan, serta menghadirkan pengalaman pelayanan publik cepat, nyaman, dan berkualitas,” ujarnya.

Pasporia, kata dia, merupakan bagian dari upaya Direktorat Jenderal Imigrasi menghadirkan layanan keimigrasian yang lebih dekat dengan masyarakat melalui pemanfaatan ruang publik yang ramai dikunjungi pada akhir pekan.

Melalui konsep ini, masyarakat dapat memanfaatkan waktu luang untuk berolahraga maupun beraktivitas bersama keluarga sembari mengurus paspor secara lebih praktis, nyaman, dan efisien tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi.

Bacaan Lainnya

Selain layanan paspor, Pasporia juga memberikan kesempatan kepada  masyarakat memperoleh informasi dan edukasi mengenai layanan keimigrasian.

Kehadiran layanan di tengah aktivitas masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas jangkauan layanan keimigrasian, sekaligus mempererat kedekatan antara Imigrasi dan masyarakat.

Di Provinsi Aceh, program Pasporia telah terlaksana arena CFD di Kota Banda Aceh, Kota Lhokseumawe, dan Kota Langsa. Program pelayanan paspor ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.

“Ke depannya, diharapkan seluruh daerah di Aceh yang menyelenggarakan kegiatan car free day dapat turut menghadirkan layanan keimigrasian, sehingga manfaat pelayanan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat,” kata Tato Juliadin Hidayawan.

Sebagai bagian keberlanjutan program tersebut, kata dia, layanan Pasporia kembali hadir pada kegiatan Car Free Day Kota Banda Aceh serta di Panggung Lapangan Hiraq, Kota Lhokseumawe, pada Minggu (19/7).

Masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengajukan permohonan paspor baru maupun penggantian paspor dengan proses yang lebih mudah dan dekat.

Guna mendapatkan layanan tersebut, masyarakat mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi M-Paspor sesuai dengan mekanisme dan kuota yang telah ditetapkan.

Selanjutnya, menyiapkan dokumen persyaratan berupa kartu tanda penduduk, kartu keluarga, serta dokumen pendukung identitas, di antaranya akta kelahiran, ijazah, ataupun buku nikah.

Bagi masyarakat mengajukan permohonan penggantian paspor, diwajibkan untuk membawa paspor lama sebagai persyaratan administrasi, kata Tato Juliadin Hidayawan.

“Melalui penyelenggaraan Pasporia, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh menegaskan komitmennya dalam mendukung Direktorat Jenderal Imigrasi untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan adaptif dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *