Meulaboh|BidikIndonesia.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat memastikan 13 personel Mandala Agni dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dikerahkan untuk melakukan pemadaman kebakaran lahan yang terus terjadi di sejumlah titik di daerah itu
“Tim Mandala Agni sudah berada di Aceh Barat selama tiga hari untuk membantu upaya pemadaman kebakaran lahan, hari ini adalah hari keempat teman-teman berada di Aceh Barat,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat Teuku Ronald di Meulaboh, Selasa.
Seperti diketahui Manggala Agni adalah brigade atau tim khusus Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) di bawah Kemenhut, yang bertindak sebagai garda terdepan dalam pencegahan, pemadaman, dan penanganan pasca-kebakaran hutan.
Tim ini berdiri sejak tahun 2002 dan bertugas mengendalikan api untuk menjaga kelestarian hutan dan mencegah polusi asap, yang dikenal sebagai Panglima Api.
Teuku Ronald mengatakan dengan adanya bantu Mandala Agni dari Sumatera Utara, upaya pemadaman kebakaran lahan di Kabupaten Aceh Barat kini lebih mudah.
Selain itu pihaknya dibantu 10 personel dari Tim Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dari Kota Banda Aceh.
BPBD Kabupaten Aceh Barat menyatakan hingga Senin (26/1/2026) luas kebakaran lahan di sejumlah kecamatan di daerah ini sudah mencapai 19 hektare yang tersebar di sejumlah titik lokasi.
Adapun lokasi kebakaran lahan yang saat ini masih terus diupayakan antara lain di Desa Suak Raya (7,5 hektare), Desa Ujong Beurasok (4,5 hektare), Desa Suak Nie (3 hektare), Desa Aron Baroh di Kecamatan Woyla (0,5 hektare), dan Desa Peulanteue di Kecamatan Bubon (satu hektare).
Kebakaran lahan juga melanda dua desa di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, masing-masing Desa Alue Peunyareng seluas satu hektare dan Desa Ujong Tanoh Darat seluas 0,5 hektare, serta Desa Blang Luah di Kecamatan Woyla Barat seluas satu hektare.
Sedangkan unsur yang selama ini terlibat diantaranya personel pemadam kebakaran Mako BPBD Aceh Barat, Damkar Kecamatan Woyla, Damkar Kecamatan Meureubo, personel Manggala Agni Daops Sumatera I Sibolangit Sumatera Utara, TNI, Polri, KPH wilayah IV Aceh, serta masyarakat.
