Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Jumlah penumpang Angkutan laut di Provinsi Aceh pada September 2025 mencapai 77.697 orang. Angka ini mengalami kenaikan sekitar 5,54 persen dibandingkan bulan Agustus 2025.
“Dibandingkan dengan bulan September 2024 (y on y) juga menunjukkan peningkatan hingga sebesar 15,12 persen. Jumlah penumpang yang datang pada September 2025 tercatat sebanyak 73.754 orang, atau naik sekitar 1,55 persen dibanding bulan Agustus 2025,” ujar Tasdik Ilhamudin, Plt. Kepala BPS Aceh, saat penyampaian rilis bulanan dikantor BPS Aceh.
Disebutkan Tasdik, jumlah penumpang angkutan laut terbanyak pada September 2025 berangkat melalui pelabuhan Ulee Lheu yaitu tercatat sebanyak 32.833 penumpang. Pelabuhan Balohan, sebanyak 30.292 orang, berikutnya Sinabang sebanyak 4.657 orang.
Kemudian Singkil-Pulau Banyak sebanyak 3.829 orang. Secara umum terjadi peningkatan jumlah penumpang angkutan laut pada sebagian besar pelabuhan dibandingkan Agustus 2025 (m to m). Kecuali Singkil-Pulau Banyak, Tapaktuan-Labuhan Haji dan Lamteng-Malahayati-Lhoknga yang mengalami pertumbuhan negatif.
Transportasi barang antar pulau pada pelayaran dalam negeri selama September 2025 tercatat sebesar 190.586 ton untuk kegiatan muat barang. Jumlah tersebut menunjukkan penurunan signifikan sebesar 35,04 persen dibandingkan dengan bulan Agustus 2025.
Kondisi ini menandakan adanya perlambatan aktivitas distribusi logistik antarwilayah. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu September 2024, volume muatan tersebut justru mengalami peningkatan sebesar 26,91 persen.
