Pemkab Gayo Lues prioritaskan TKD untuk pemulihan infrastruktur

Banda Aceh|BidikIndonesia.com –  Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, Aceh menyatakan anggaran transfer ke daerah (TKD) tambahan penanganan bencana 2026 ini diprioritaskan untuk pemulihan atau perbaikan infrastruktur yang rusak di daerah terdampak banjir bandang dan longsor 2025.

“Kita prioritaskan infrastruktur, mulai dari jalan, termasuk fasilitas pendidikan, kesehatan dan pertanian,” kata Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Gayo Lues, Irwansyah, di Gayo Lues.

Dirinya menyebutkan, jumlah alokasi anggaran TKD Gayo Lues tahun ini sekitar Rp70 miliar, dan Rp65 miliar diantaranya untuk perbaikan infrastruktur yang tersebar di tujuh kecamatan terdampak.

“Untuk infrastruktur kita prioritas hampir 90 persen dan itu sesuai juknis nya. Anggaran semua Rp70 miliar, sekitar Rp65 miliar kita anggarkan untuk infrastruktur,” ujarnya.

Dirinya menyebutkan, adapun prioritas pemulihan infrastruktur ini menyasar tujuh kecamatan terdampak bencana tahun lalu. Yaitu Kecamatan Blangkejeren, Rikit Gaib, Pantan Cuaca, Putri Betung, Tripe Jaya, Dabun Gelang dan Pining.

Bacaan Lainnya

Irwansyah menyampaikan, terkait serapan TKD di Gayo Lues hingga hari ini baru mencapai 31 persen, dan realisasi ini terus dikejar hingga mencapai target 95 persen hingga tahun anggaran berakhir.

Ia meyakini, target realisasi anggaran tersebut dapat dicapai, mengingat pekerjaan di lapangan sampai hari ini sudah 50 persen, hanya saja rapan dana nya belum diproses pada sistem.

“Kami yakin bisa terselesaikan dengan baik dalam waktu yang tersisa, karena pekerjaannya di lapangan hari ini sudah 50 persen,” katanya.

Maka dari itu, dirinya mengingatkan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) setempat untuk mempercepat pengerjaannya, bahkan bila perlu dibuatkan sistem shift agar pekerjaan terus berjalan.

“Ini sudah akhir tahun, kepada OPD kita tekankan secepatnya melaksanakan, bila perlu setiap waktu bekerja dengan sistem shift. Dengan begitu, kami yakin bisa selesai sebelum akhir Desember, dan wajib mencapai 95 persen,” demikian Irwansyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *