Pemerintah Aceh gelar 34 kali GPM stabilisasi harga kebutuhan

Banda Aceh|BidikIndonesia.com –  Pemerintah Aceh menyatakan hingga saat ini telah menggelar sebanyak 34 kali Gerakan Pangan Murah (GPM) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota sebagai upaya menstabilkan harga kebutuhan pokok di pasaran dan menjaga laju inflasi.

“Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan salah satu intervensi yang dilakukan Pemerintah Aceh untuk stabilisasi harga kebutuhan di pasaran dan menjaga inflasi serta daya beli masyarakat,” kata Asisten II Setda Aceh, T Robby Irza di Banda Aceh, Rabu.

Ia menjelaskan Pemerintah Aceh tersebut memperkuat pengendalian inflasi berbasis data dengan mengidentifikasi komoditas penyumbang inflasi dan wilayah kabupaten/kota yang mengalami tekanan harga.

Ia mengatakan intervensi dilakukan melalui Gerakan Pasar Murah dan penguatan pasokan pangan oleh Distanbun Aceh, operasi pasar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta subsidi ongkos angkut dan fasilitasi distribusi oleh Dinas Pangan, didukung kolaborasi dengan Bulog, KADIN Aceh, Bank Indonesia Perwakilan Aceh dan pemerintah kabupaten/kota.

Selain GPM, Pemerintah Aceh juga telah melaksanakan sebanyak 24 kali Pasar Tani yang menjadi sarana strategis mempertemukan petani secara langsung dengan konsumen sehingga petani menerima harga dengan wajar.

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan, upaya pengendalian harga kebutuhan terus dilakukan dengan fokusnya diarahkan lebih spesifik sesuai komoditas yang mulai mengalami tekanan.

“Seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk menjaga pasokan, kelancaran distribusi, dan keterjangkauan harga bagi masyarakat Aceh,” demikian T Robby Irza.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *