Para Keuchik dan Tuha Peut Gampong di Pirak Timu, Ikuti Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur

ACEH UTARA, BidikIndonesia.com Berdasarkan Rencana Kerja Anggaran Dana Desa di Kecamatan Pirak Timu Kabupaten Aceh Utara Tahun Anggaran 2024, maka para Geuchik dan Tuha Peut menyelenggarakan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Pelatihan Simpedes.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa (19 Desember 2023) di Aula MK Hotel, dengan diikuti oleh 46 peserta yang terdiri dari Keuchik Gampong 23, unsur Tuha Peut sebanyak 23 orang, dan di hadiri juga oleh Pendamping Desa, Kasi PMD, Camat, Ka.Pospol, Danramil.

Pembukaan Bimtek tersebut, dilakukan oleh Kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana (DPMPPKB) Aceh Utara, Fakhrurradhi,S.H, MH, dalam kesempatan itu ia menyampaikan, Perioritas penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2024.

Bacaan Lainnya

Sesuai dengan UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024. Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 melibatkan dua aspek utama yaitu Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat.

Yang fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan. Selain itu, pemberdayaan masyarakat diarahkan untuk mendorong partisipasi aktif dalam mengusulkan program kegiatan yang dapat didanai melalui Dana Desa.”Terang Fakhrurradhi,S.H, MH.

Tujuannya adalah untuk mendorong partisipasi aktif dalam mengusulkan program kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, Poin-poin utama termasuk alokasi dana untuk BLT DD sebesar 25%, penguatan ketahanan pangan, operasional desa, percepatan penurunan stunting, Peningkatan Ekonomi Gampong dan Masyarakat Dengan Membentuk Badan usaha milik gampong (BUMG), dan pengembangan pelayanan kesehatan sesuai kewenangan desa.

Adapun beberapa prioritas program kegiatan terkait dengan ketahanan pangan. mencakup langkah-langkah konkret untuk memperkuat sektor pertanian dan memastikan ketersediaan akses jalan dan jembatan.

Semua peserta Para Keuchik dan Tuha Peut Gampong merespons sangat baik langkah arahan kadis (DPMPPKB) Aceh Utara, yang mengusulkan program-program yang mendukung pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan prioritas yang telah dijelaskan.

Selain, Kadis (DPMPPKB) Kepala Inspektorat kabupaten Aceh Utara Andria Zulfa, S.E., M.Si., Ph.D. Dalam kesempatan tersebut Inspektur mengingatkan kepada para Keuchik dan Tuha Peut Gampong, agar menjaga suasana pemerintahan desa yang kondusif dan jangan memelihara konflik.

Berdasarkan pengalaman Inspektorat dalam menjalankan fungsi sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah, banyaknya pengaduan masyarakat yang muncul selama ini dikarenakan adanya konflik di dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Di samping itu, disampaikan juga 5 pertahanan akuntabilitas dan pengawasan dana desa yang harus dipahami oleh para Keuchik yaitu Masyarakat, Tuha Peut, Camat, Inspektorat, BPK, dan Aparat Penegak Hukum (Kepolisian dan Kejaksaan).[detikAceh]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *