Aceh Utara|BidikIndonesia.com – Panglima Laot Kabupaten Aceh Utara Tgk Hamdani Yakob meminta pemerintah memberikan perhatian serius kepada para nelayan terutama terkait kesejahteraan ekonomi pasca banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.
Permintaan itu disampaikan saat memomentun Hari Nelayan Nasional yang diperingati setiap 6 April di seluruh Indonesia, karena momentum ini penting demi meningkatkan kesejahteraan para nelayan, Minggu, 5 April 2026.
Panglima Laot Kabupaten Aceh Utara, Tgk. Hamdani menyebut untuk perhatian pemerintah terhadap para nelayan selama ini masih minim khususnya di wilayah Aceh Utara, termasuk perhatian kepada nelayan yang menjadi korban banjir atau yang berdampak langsung .
“Hingga saat ini belum ada kejelasan bantuan dari perhatian pemerintah maupun dinas terkait kepada nelayan yang boat atau perahunya hilang termasuk alat tangkapnya dibawa banjir pada akhir tahun lalu,”Tgk Hamdani Yakop
Panglima laot juga mengharapkan adanya program prioritas kepada para nelayan, demi mensejahterakan 3000 lebih nelayan tradisional yang tersebar sejumlah kecamatan dalam kabupaten Aceh Utara.
“Secara nasional kita mengakui ada program prioritas untuk nelayan, namun secara Implementasinya sampai hari ini belum ada kejelasan dari pemerintah maupun instansi terkait, dengan harapan tahun ini pemerintah bisa memprioritaskan bantuan untuk para nelayan tradisional di Aceh utara.”harapnya.







