Kunjungan ke Aceh, Wapres tinjau pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh

Jakarta|BidikIndonesia.com – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau proses pemulihan infrastruktur dan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh agar berjalan optimal di lapangan.

Menurut keterangan Sekretariat Wapres diterima di Jakarta, Kamis, Wapres Gibran melakukan peninjauan pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh pada hari ini.

Jembatan Krueng Tingkeum merupakan infrastruktur vital yang diperlukan untuk mobilitas masyarakat Kabupaten Bireuen. Saat ini telah tersedia jembatan darurat yang dapat dilalui kendaraan dengan sistem buka tutup, namun kehadiran Wapres adalah untuk mendorong percepatan pembangunan jembatan permanen baru agar sesuai target guna mendukung akses mobilitas di kawasan bisa kembali normal.

Setibanya di lokasi, Wapres menerima paparan dari Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Zulkarnain mengenai perkembangan pembangunan jembatan.

Progres pembangunan telah mencapai 80,5 persen dan kini telah memasuki tahap pemasangan struktur jembatan. Targetnya, pembangunan akan rampung dan bisa difungsikan pada akhir tahun 2026.

Bacaan Lainnya

“Kita bisa nyambung dan nanti kita fungsionalkan mungkin di akhir Desember. Kita usahakan di akhir Desember tahun ini kita fungsionalkan, Pak Wapres,” ujar Zulkarnain.

Menanggapi paparan tersebut, Wapres turut memastikan sejumlah aspek pelaksanaan proyek, mulai dari kelancaran penggunaan jembatan sementara hingga rencana normalisasi infrastruktur di kawasan sekitar, termasuk normalisasi pada bagian sungai di sekitar lokasi.

Wapres menyampaikan bahwa ia ingin melihat langsung kondisi di lapangan, memantau perkembangan penanganan yang sedang berjalan, sekaligus secara terbuka mendengar langsung aspirasi dan masukan dari masyarakat terdampak, agar setiap langkap pemerintah dapat menjawab kebutuhan masyarakat

Wapres juga mengapresiasi seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong membantu proses pemulihan.

Bagi Wapres semangat gotong royong ini sangat berharga, namun pembangunan infrastruktur yang aman dan layak pakai merupakan tanggung jawab negara.

Usai menerima penjelasan, Wapres meninjau langsung kondisi konstruksi jembatan beserta pekerjaan yang tengah berlangsung.

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan proyek strategis penanganan pascabencana berjalan optimal, sehingga akses mobilitas dapat segera pulih dan perekonomian masyarakat kembali meningkat.

Turut mendampingi Wapres pada kesempatan itu Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Bireuen Mukhlis, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, Asisten Satker PJN Jembatan Kuta Blang Fachruddin, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf. Dikdik Sudayat, serta Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *