Jakarta|BidikIndonesia.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mulai memulihkan layanan perbankan di Regional Aceh pasca-bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah. Selain mengirimkan bantuan kemanusiaan, BSI mempercepat pemulihan operasional kantor cabang dan memastikan akses alternatif melalui BYOND Mobile, BSI ATM, BSI Net Banking, serta agen laku pandai BSI Agen.
Per hari ini (2/12), sebanyak 72% atau 104 outlet BSI di Aceh kembali beroperasi. Layanan yang sudah aktif meliputi 49 outlet di Banda Aceh, 21 outlet di Lhokseumawe, dan 34 outlet di Meulaboh. Proses pemulihan dilakukan bertahap sesuai kesiapan infrastruktur pendukung seperti listrik, jaringan komunikasi, kondisi gedung kantor, dan akses jalan menuju cabang.
Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menyampaikan empati mendalam terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana, termasuk kantor-kantor cabang BSI yang turut mengalami gangguan. “Kami berupaya semaksimal mungkin mempercepat pemulihan layanan demi memudahkan nasabah melakukan transaksi keuangan,” ujarnya.
BSI juga terus menginformasikan alternatif layanan digital yang bisa diakses masyarakat sebagai bentuk komitmen pelayanan selama masa pemulihan.
Selain layanan cabang, BSI mempercepat pemulihan ATM. Saat ini sekitar 60 persen dari total mesin ATM di Aceh telah kembali beroperasi. ATM yang masih belum aktif umumnya berada di wilayah yang aksesnya terhambat dan infrastruktur pendukung belum stabil akibat banjir dan longsor. “Di beberapa wilayah terdampak, layanan cabang sudah beroperasi sehingga nasabah bisa melakukan transaksi di outlet terdekat,” kata Wisnu.
Wisnu juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap upaya penipuan yang mengatasnamakan BSI. Informasi resmi hanya disampaikan melalui situs www.bankbsi.co.idhttp://www.bankbsi.co.id dan kanal resmi BSI:
BSI Call 14040 | WhatsApp 081584114040 | Facebook: Bank Syariah Indonesia | Instagram: @banksyariahindonesia & @lifewithbsi | Twitter/X: @bankbsi_id & @bsihelp | YouTube: Bank Syariah Indonesia.
Bantuan Logistik untuk Aceh Mencapai 37 Ton
BSI bersama BSI Maslahat hari ini (2/12) kembali menyalurkan bantuan logistik tahap ketiga seberat 10 ton untuk masyarakat terdampak. Dengan dua tahap sebelumnya yang berjumlah 27 ton, total bantuan yang telah dikirim mencapai 37 ton.
Bantuan mencakup makanan instan, perlengkapan bayi, selimut, perlengkapan sekolah, sembako, obat-obatan, peralatan komunikasi seperti Starlink, dan berbagai kebutuhan darurat lainnya. Fokus penyaluran dipusatkan ke wilayah Aceh dan sekitarnya. Secara terpisah, BSI juga mengirimkan bantuan ke provinsi lain yang terdampak bencana.
Untuk mendukung koordinasi lapangan, BSI membuka sejumlah posko kemanusiaan di Aceh dan Sumatera Utara:
1. BSI KCP Meureudu 2
Jl. Lintas Sumatera 10, Dayah Timu, Kec. Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
2. BSI KC Simpang Empat Bireuen
Jl. Banda Aceh – Medan No.4, Bireun Meunasah Capa, Kec. Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Aceh.
3. BSI Area Lhokseumawe
Kuta Blang, Kec. Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh.
4. BSI KCP Stabat Zainul Arifin
Jl. Lintas Sumatera No.17, Stabat Baru, Kec. Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
BSI memastikan seluruh upaya pemulihan layanan dan bantuan kemanusiaan akan terus ditingkatkan seiring membaiknya kondisi di Aceh. Momentum ini menjadi bukti keseriusan BSI mendampingi masyarakat di tengah masa pemulihan bencana.
