Kembali Makan Korban, Pohon Miring di Jalan Nasional Aceh Tamiang Dihantam Truk CPO

Kualasimpang|BidikIndonesia.com – Satu unit truk tangki pengangkut crude palm oil (CPO) rusak ringan setelah menghantam batang pohon yang berdiri condong ke jalan raya di jalan lintas nasional Aceh Tamiang.

Insiden disebabkan bagian cabang dan batang pohon menjorok ke badan jalan mengenai bagian atas kendaraan bertonase besar tersebut.

Akibat benturan keras, atap kabin sebelah kiri truk tampak ringsek, sementara kaca depan pecah retak.

Sejumlah bagian bodi atas kendaraan juga terlihat penyok akibat hantaman.

Dari pantauan di lokasi, kerusakan cukup jelas terlihat pada bagian kabin hingga sisi atas tangki.

Bacaan Lainnya

Spion kiri mengalami kerusakan, sementara bekas gesekan dan hantaman tampak membekas di badan kendaraan.

Sementara itu, kondisi pohon yang menjadi sorotan warga masih berdiri, namun terlihat semakin membahayakan.

Batang utama tampak sompel dan pecah di bagian pangkal cabang, diduga akibat berulang kali terserempet kendaraan besar yang melintas di jalur nasional tersebut.

Bekas luka lama terlihat pada bagian batang yang menjorok ke badan jalan.

Kondisi Pohon Bahayakan Pelintas
Ironisnya, kejadian ini terjadi dua hari setelah kondisi pohon tersebut diberitakan dan dilaporkan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan.

Laporan pertama kali disampaikan Kepala Dusun Tualang, Syafrizal.

Saat itu, Syafrizal telah mengingatkan bahwa posisi pohon terus condong ke arah jalan, cabangnya menjulur mendekati kabel listrik, serta ranting lapuk kerap jatuh ke badan jalan dan nyaris mengenai pengendara.

“Sudah sering terserempet kendaraan besar karena cabangnya terlalu menjorok ke jalan. Kami khawatir sewaktu-waktu bisa menimbulkan kecelakaan yang lebih parah,” kata Syafrizal dalam laporan sebelumnya.

Peristiwa ini kembali memicu kekhawatiran warga, mengingat jalur Banda Aceh–Medan merupakan lintasan padat kendaraan angkutan barang dan penumpang.

Warga mendesak instansi terkait segera melakukan pemangkasan atau penanganan sebelum menimbulkan korban jiwa.

“Jangan tunggu ada korban. Sekarang truk sudah kena hantam, besok bisa saja pengendara lain,” ujar seorang warga di lokasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *