Calang|BidikIndonesia.com – Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya mengerahkan dua unit armada untuk menyalurkan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Desa Tuwie Kareung Kecamatan Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya.
Kalak BPBK Aceh Jaya, AG Suhadi, Sabtu, mengatakan, penyaluran air bersih ini untuk membantu warga yang terdampak kekeringan hingga tidak dapat mendapatkan air bersih.
“Ada beberapa desa yang terdampak kekeringan di Pasie Raya dan Teunom salah satu penyebabnya juga karena tidak adanya air PDAM efek dari kekeringan,” kata AG Suhadi.
Ia menjelaskan, dua unit armada yang dikerahkan tersebut yakni satu unit mobil tangki dan satu lagi mobil pemadam kebakaran.
“Harapan kita dengan adanya penyaluran air tersebut dapat membantu para warga untuk memenuhi kebutuhan sehari hari,” ujarnya.
Untuk diketahui, kemarau panjang yang melanda wilayah Aceh Jaya sejak sebulan lalu menyebabkan penyaluran air bersih dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mon Mata mengalami hambatan akibat debit Air sungai yang terus menurun sehingga sejumlah pelanggan tidak bisa mendapatkan air bersih.
Terkait kondisi ini, BPBK Aceh Jaya telah mengusulkan pengalokasian dana tanggap darurat untuk pengerukan Krueng Teunom serta pembelian pompa hisap air baku tambahan.
Selain air bersih, akibat kemarau panjang ini juga telah menyebabkan seluas 386 hektare lebih lahan persawahan masyarakat kekeringan. Upaya yang dilakukan saat ini yaitu memfungsikan pompa-pompa portable kelompok brigade pangan.
Pemerintah juga memanfaatkan pompa dari setiap kelompok tani di Aceh Jaya, dan ini dapat dipinjam pakaikan oleh petani lainnya jika daerah tersebut memiliki sumber air.
Kemudian, tahun ini pemerintah Aceh Jaya juga mengalokasikan sumur bor atau irigasi perpompaan yang bersumber dari APBN di beberapa titik, tetapi masih dalam tahapan pengeboran.
