Ini Peran 6 Tersangka Baru Kasus Bos Rental Mobil yang Tewas

Sumber Tribunnews

Bidikindonesia.com | Jakarta– Terkait kasus pengeroyokan terhadap bos rental mobil hingga tewas di Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng). Polisi kembali menetapkan enam tersangka.

Enam tersangka tersebut yaitu  S (35), AK (48), SA (60), SUN (63), NS (29) dan SU (39).

“Iya betul, ditangkap lagi enam orang, sehingga total 10 orang,” kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi dalam keterangannya, Sabtu (15/6/2024).

Bacaan Lainnya

Dikutip dari Tribunnews Luthfi menjelaskan saat pelaku menganiaya korban yang ber inisial SH dalam kasus tersebut, tersangka S melakukan penganiayaan dengan menginjak perut dan memegangi kaki korban, “Peran AK menginjak perut korban, lalu SA berperan memukul dengan batu yang dibungkus kaos warna merah kepada korban, dan SUN berperan mengejar dan menarik kerah Korban.

Kemudian, untuk tersangka NS dan SU, lanjut Luthfi, berperan memukul dan menendang korban hingga luka berat.

Sementara itu, keenam tersangka tersebut baru ditangkap pada hari Jumat (14/6) malam kemarin dan Sabtu (15/6) dini hari tadi.

Luthfi menyebut para tersangka baru tersebut diamankan di dalam hutan dan perkebunan. masih terdapat tersangka lain yang masih buron dalam kasus tersebut.

Ia memperingatkan agar para tersangka yang masih buron segera menyerahkan diri.

“Kami sudah kantongi nama-namanya, misal tidak menyerahkan diri kami lakukan upaya paksa,” tegasnya.

Sebelumnya, dalam kasus tersebut telah terdapat empat orang yakni berinisial EN (51), BC (37), AG (34) dan M (37) yang telah ditetapkan lebih dahulu sebagai tersangka.

Dengan demikian, adanya penetapan enam tersangka baru tersebut, total terdapat 10 tersangka dalam kasus pengeroyokan bos rental mobil hingga tewas di Sukolilo.

Sementara itu tiga korban pengeroyokan dan penganiayaan sekaligus teman dari bos rental mobil yang tewas dikeroyok warga Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Pati, kini sudah pulang dari rumah sakit.

Mereka yang selamat dalam insiden ini adalah SH (28), KB (54), dan AS (37). Ketiganya diizinkan pulang usai dirawat di RSUD RAA Soewondo Pati selama satu pekan.

Ketiganya dijemput oleh keluarga dan dikawal oleh kepolisian. Komunitas Buser Rentcar Nasional (BRN) juga mengawal kepulangan tiga korban selamat tersebut.

Hartotok menjelaskan, SH dan AS sempat menjalani operasi. AS menjalani operasi patah tulang jari kaki kiri, sedangkan SH operasi patah tulang kering.

“Satu orang lagi yaitu KB tidak operasi. Dia mengalami memar-memar. Meski secara fisik kondisi korban membaik namun diduga mengalami trauma karena hanya berdiam diri saja.

Kronologi Kejadian

Kasus tersebut  berawal saat korban BH (52) bersama ketiga rekannya hendak mengambil mobil rentalan jenis Honda Mobilio di Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis (6/6/2024).

Mereka berangkat dari Jakarta mengendarai mobil Sigra warna putih.

“Pada Kamis 6 Juni 2024 sekira pukul 13.00 WIB korban tiba di wilayah Sukolilo dan langsung menuju pada posisi GPS mobil berada,” ujar Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto dalam konferensi pers, Senin (10/6/2024).

“Korban langsung membuka dan membawa mobil dengan kunci cadangan,” katanya.

Kemudian korban mengemudikan mobil Mobilio yang ditemukan tersebut, sementara tiga temannya mengemudikan Mobil Sigra.

Saat itulah ada warga yang berteriak maling, mengejar, menangkap, hingga menghajar BH dan ketiga rekannya.

Akibat penganiayaan tersebut, BH meninggal dunia, sementara tiga rekannya mengalami luka-luka.**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *