Hajar dan Rusak Mobil Pengunjung, Pengelola Karouke Dwi Putra Dipolisikan

Tubaba, Bidikindonesia,-Bukan melayani tamu konsumen setulus dan seramah mungkin, Dedi owner karouke Alaska Dwi Putra ini bersama pengelolanya Hamzah dan beberapa bawahannya justru melakukan penganiayaan kepada Zem pelanggannya sendiri pada Minggu, 06 November, 2022 sekitar pukul 02 : 00 Wib, dini hari.

Pertikaian di karoke yang berada di Tiyuh (Desa) Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) itu berawal dari kesalah pahaman lantaran kekurangan administrasi pembayaran oleh pengunjung. Perihal tersebutlah yang membuat Dedi dan rekan-rekannya gelap mata sehingga terjadi kericuhan.

Lantaran tersulut emosi, Hamzah dan rekan-rekannya beberapa kali melayangkan bogem mentah hingga Zem tersungkur. Bahkan, akibat pengeroyokan yang dilakukan mereka, Zem mengalami memar dibeberapa tubuh dan wajahnya.

Bacaan Lainnya

Tidak terima dianiaya, Zem akhirnya melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polres Tubaba. Dia berharap laporan yang dilakukannya segera diproses Aparat Penegak Hukum.

“Mereka emosi karena administrasi belum bisa kami selesaikan. Bagaimana mau kami penuhi kalau Bank tutup semua. Padahal sudah kami bicarakan baik-baik sebelumnya, akhirnya mereka mengamuk kepada saya dan rekan-rekan saya, lalu mereka memukuli saya berulangkali. Semenjak kejadian kepala sakit bang, untuk makan sementara ini belum bisa karena bibir saya pecah akibat dari penganiayaan. Sama berharap Polres Tubaba segera menyikapi permasalahan kami,” katanya, Selasa, 08 November, 2022.

Tidak hanya melakukan pengeroyokan, para bawahan Dedi itu juga melakukan pengerusakan terhadap kendaraan Mobil jenis Toyota Inova Reborn milik Hen yang diketahui rekan Zem saat karouke.

Akibat pengerusakan yang dilakukan Hamzah dan rekan-rekannya ini, Mobil Toyota selinai nyaris setengah milyar itu akhirnya terdapat kerusakan pada beberapa body.(Jaky)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *