Sabang|BidikIndonesia.com – BMKG memprakirakan tinggi gelombang laut di perairan Sabang–Banda Aceh mencapai kategori sedang hingga 2,5 meter pada Minggu, 4 Januari 2026. Kondisi ini berpotensi memengaruhi aktivitas pelayaran dan nelayan setempat.
Kepala Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, Teguh Suprapto, mengatakan gelombang sedang dipicu oleh kecepatan angin yang cukup signifikan di wilayah perairan tersebut. Angin bertiup dengan kecepatan 10 hingga 20 knot dari arah timur laut hingga timur.
“BMKG memprakirakan tinggi gelombang berkisar 1,25 hingga 2,5 meter di perairan Sabang–Banda Aceh. Ia menegaskan kondisi ini perlu menjadi perhatian bagi pengguna transportasi laut” ujar Teguh Suprapto.
Selain gelombang laut, cuaca perairan umumnya didominasi berawan tebal. Kondisi tersebut dapat mengurangi jarak pandang, terutama pada pagi dan malam hari.
“Kami mengimbau nelayan dan operator kapal agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut. Untuk pelayaran skala kecil untuk mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum berangkat,” tambahnya.
Sementara suhu udara di wilayah Sabang berkisar 24 hingga 29 derajat Celsius dengan kelembapan 71 hingga 93 persen. Tidak terdapat peringatan dini cuaca ekstrem, namun potensi hujan ringan tetap ada.
Kepala BMKG Sabang Teguh Suprapto menambahkan masyarakat di wilayah pesisir agar terus memantau informasi cuaca terbaru. Pembaruan prakiraan cuaca dan gelombang laut dapat diakses melalui kanal resmi BMKG.

