Gaji Tenaga Kontrak di Pemerintah Aceh Jelang Ramadhan Belum Juga Dibayar

BANDA ACEH, BidikIndonesia.com Boleh dikatakan ini sebuah ironi dan kenyataan yang menyedihkan bagi Tenaga Kontrak yang bekerja pada Satuan Kerja Pemerintah Aceh yang berprofesi sebagai operator komputer, tenaga kesehatan, tenaga IT, Humas, Supir, Satpam dan Cleaning Servis.

Gaji yang seharusnya dibayarkan pada setiap akhir bulan setelah bekerja, ini sudah hampir 2 bulan tidak dibayar, dengan alasan belum selesainya APBA 2024 yang pembahasannya berlarut-larut hingga saat ini, antara Pemerintah Aceh dan DPR Aceh.

DPR yang seharusnya menjadi perwakilan dari masyarakat malah terkesan tidak peduli dengan keadaan ini.

Hal ini seperti disampaikan oleh Abdullah seorang tenaga kebersihan di sebuah SKPA yang setiap bulannya berpenghasilan Rp 2 juta.

Sangat miris melihat keadaan ini Bang, seharusnya anggota DPR itu memudahkan masyarakat, kami juga ikut memilih mereka saat Pemilu, semestinya keterlambatan pembayaran Gaji ini tidak terjadi jika mereka memikirkan nasib kalangan bawah seperti kami ini,”ungkap Abdullah kepada media ini, Senin (19/2).

Bacaan Lainnya

Menurut informasi yang didapatkan oleh media ini, APBA 2024 sudah selesai pada tahap pembahasan, dan ini tinggal pengesahan saja oleh para pihak. Namun terkendala dalam lembar pengesahan yang secara tekhnis hal ini tidak perlu terjadi.

Sementara itu seorang tenaga kesehatan dirumah sakit terbesar di Aceh yang namanya tak ingin disebut ini menyampaikan dengan dibayarnya penghasilan kami maka dapat membantu kebutuhan rumah tangga menjelang datangnya bulan Ramadhan 1445 H.

Sekali lagi kami berharap kepada Bapak Gubernur Aceh Achmad Marzuki dan Ketua DPR Aceh Zulfadhli agar dapat menaruh perhatian terhadap pembayaran gaji Tenaga Kontrak ini. Apalagi menjelang bulan ramadhan yang hanya tersisa 20 hari lagi.[Acehinspirasi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *