Ekspor Aceh Maret 2026 Turun 8,21 Persen, Batubara Tetap Dominasi Utama

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Nilai ekspor barang asal Provinsi Aceh pada bulan Maret 2026 sebesar USD 59,33 juta. Angka ini turun sekitar 8,21 persen dibandingkan Februari 2026.

Kepala BPS Aceh Agus Andria mengatakan, kelompok komoditas terbesar yang diekspor pada bulan Maret 2026 dari kelompok komoditas Bahan Bakar Mineral. “Angkanya yaitu sebesar USD 46,85 juta yang didominasi oleh komoditas Batubara,” ujarnya saat penyampaian rilis bulanan dikantor BPS Aceh, Senin 4 Mei 2026.

Disebutkan Agus, ekspor komoditas terbesar asal Provinsi Aceh selama bulan Maret 2026 ditujukan ke negara India. Dengan Rincian sebesar USD 51,44 juta dengan komoditas utama berupa Batubara, CPO dan Berbagai Produk Kimia.

Menurut sektor, ekspor tertinggi dari Provinsi Aceh pada bulan Maret 2026 merupakan hasil pertambangan, yaitu senilai USD 46,87 juta. Sementara nilai impor Provinsi Aceh pada bulan Maret 2026 sebesar USD 43,17 juta, turun sekitar 1,58 persen dibandingkan impor Februari 2026.

Selama bulan Maret 2026 nilai impor senilai USD 43,17 juta didominasi komoditas Bahan Bakar Mineral/Gas. Total nilai ekspor senilai USD 22,15 juta, Pupuk senilai USD 13,11 juta dan sisanya berupa bahan bakar minyak senilai USD 7,58 juta.

Bacaan Lainnya

Neraca perdagangan luar negeri Provinsi Aceh pada bulan Maret 2026 mengalami Surplus sekitar USD 16,16 juta. Total nilai ekspor komoditas asal Provinsi Aceh yang diekspor melalui pelabuhan di Provinsi Aceh pada Maret 2026 sebesar USD 52,93 juta atau sebesar 89,22 persen terhadap total ekspor komoditas asal Provinsi Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *