Diskoperindag Sebut Wahana Mainan Pasar Modern Non Inkam, Tapi Pengusaha Bayar Sewa, Uangnya Kemana?

Tubaba, Bidikindonesia,– Heri selaku Kepala pengelola Pasar modern sekaligus Kepala Bidang pada Dinas Koperasi dan Perdagangan Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyatakan wahana permainan pada pusat perbelanjaan tersebut tidak memiliki inkam atau pemasukan alias kontribusi.

Namun anehnya, sejumlah pengusaha wahana permainan itu memiliki bukti kuitansi pembayaran sewa lapak hingga ratusan ribu rupiah. Atas pernyataan Heri dengan kenyataan pengusaha jelas berbanding terbalik sehingga menimbulkan pertanyaan publik, ‘kemana arah muara uang yang disetorkan pengusaha?’.

Oleh sebab itulah, sejumlah pedagang wahana permainan merasa janggal terhadap pernyataan kepala Pasar Modern Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah ini.

Bacaan Lainnya

Pernyataan Heri selaku kepala pasar modern ini tertulis pada beberapa media online yang menyebutkan jika tidak ada kontribusi kepada pengelola pasar selama berusaha setahun belakangan.

” Semenjak pindahnya wahana permainan kelantai atas permainan tersebut sepi pengunjung, Pengelola permainan juga banyak yang mengeluhkan dikarnakan adanya pasar malam yang digelar dilapangan depan pasar pulung Kencana,” katanya Heri.

” Selama ini juga wahana permainan dipasar modern ini diam saja sudah berjalan satu tahun buka dan meraup keuntungan, Pengelola wahan permainan tidak pernah ada kontribusi ke-manajemen pasar, Giliran dipindahkan dilantai atas baru 10 hari buka dan masih sepi sudah menjerit, dan untuk keputusan pindahnya wahana permainan sementara waktu tidak bisa dibatalkan mengingat pasar modern ini milik pemerintah daerah, “ ungkapnya Heri di kutip dari beberapa awak media online beberapa hari yang lalu.

Penyataan Heri kepala pasar tersebut nampaknya membuat pedagang wahana permainan tercengang, mengapa tidak? Pernyataan Kabid di Dinas Koperindag ini berbanding terbalik dengan pernyataan yang di sebutnya.

Dikatakan pedagang wahana permainan pada pasar modern tersebut dirinya tidak pernah ada kendala berkenaan dengan stor bulanan dengan pihak pasar.

“Kalau di atas kurang bebas,kami minta bisa di bawah lagi,kalau di bawah kami bayar 500 setiap bulan,kalau di atas ini 300, tapi kalau kami lebih pilih setor di bawah yang 500 di banding kan 300 di atas ini sepi,” kata pedagang yang enggan di sebutkan namanya saat di temui di Pasar Modern,Minggu(22/1/2023).

Senada juga di sampaikan pedagang wahana lainnya bahwa mereka membayar hingga sampai jutaan rupiah setiap bulan. Bahkan mereka menyayangkan apabila pihak pengelola pasar modern menyebutkan tidak ada kontribusi selama ini.

“Kami ini setor terus bahkan telat sehari dua saja sudah di tanyakan apalagi gak mau bayar, tadinya saja saya ini awal mula bayar 1,2 juta,sekarang di turun kan 750 itu sewa tempat,belum uang nitip barang 50 hingga 75 per bulan belum bayar lampu, jadi kami heran kalau di bilang gak ada kontribusi,” ucap mereka seraya berharap bisa turun ke bawah.(Jaky)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *