Dinkes Banda Aceh Catat 16 Kasus Positif Influenza, Penderita ISPA Meningkat

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Banda Aceh mengonfirmasi adanya 16 kasus Influenza Like Illness (ILI) sampai 29 Oktober 2025. Data tersebut berdasarkan pemeriksaan 41 spesimen melalui pemantauan ILI di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Banda Raya, Banda Aceh.

“Kasus ILI dikonfirmasi positif Influenza A sampai 29 Oktober 2025 adalah 14 kasus dari 41 spesimen ILI yang diperiksa, 25 kasus konfirmasi negatif, dan dua lainnya dikonfirmasi Influenza B,” kata Kepala Dinkes Banda Aceh, Wahyudi.

Wahyudi mengatakan terjadi kenaikan jumlah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Banda Aceh sejak Agustus hingga September 2025. Awalnya hanya 1.612 kasus, kini menjadi 1.860 kasus.

Melihat semakin meningkatnya kasus ISPA serta adanya 16 kasus Influenza, dia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada serta menjaga kesehatan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), termasuk protokol kesehatan.

Beberapa langkah pencegahan yang disarankan, antara lain mencuci tangan dengan sabun antiseptik dan air mengalir atau hand sanitizer, menggunakan masker jika sedang sakit atau berada di kerumunan.

Bacaan Lainnya

Lalu menerapkan etika batuk dan bersin, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan (faskes) bila mengalami gejala ILI seperti demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan nyeri otot serta memiliki riwayat kontak dengan faktor risiko.

“Apabila ada masyarakat yang mengalami gejala ILI seperti disebutkan tadi, agar segera ke fasyankes terdekat untuk mendapatkan penanganan pertama,” ujar Wahyudi.

Sehubungan dengan itu, Dinkes Banda Aceh meminta fasilitas pelayanan kesehatan memastikan tenaga medis mendapatkan perlindungan optimal dengan alat pelindung diri (APD) sesuai standar.

Kemudian, tempat-tempat pelayanan itu diminta memperkuat sistem kewaspadaan dan pengendalian infeksi di tempat pelayanan kesehatan.

Terkait meningkatnya jumlah siswa SMA Negeri 10 Banda Aceh yang dipulangkan karena demam, Wahyudi menegaskan pihaknya belum dapat memastikan apakah gejala yang dialami para siswa tersebut disebabkan oleh Influenza A.

“Terkait di SMA Negeri 10 Banda Aceh, belum bisa kita pastikan jenis influenzanya karena belum kita lakukan pemeriksaan kepada anak-anak sebab posisi mereka sudah dipulangkan,” kata Kepala Dinkes Banda Aceh itu.

“Untuk kepastian kita menganjurkan melakukan swab pada Puskesmas Banda Raya,” imbuhnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *