Aceh Besar|BidikIndonesia.com – Menyikapi kondisi cuaca ekstrem belakangan ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar menghimbau masyarakat untuk lebih waspada. Hembusan angin kencang dan panas terik meningkatkan risiko kebakaran lahan diberbagai titik.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, menegaskan bahwa fenomena anomali cuaca perlu menjadi perhatian serius. Masyarakat diminta tidak meremehkan potensi bahaya kebakaran.
“Dalam beberapa hari terakhir, kebakaran lahan bahkan terjadi di dekat pemukiman warga. Hal ini menunjukkan risiko tinggi jika pembakaran dilakukan tanpa pengawasan,” ujar Ridwan, Selasa 03 Februari 2026.
Selain itu, tumpukan sampah di lingkungan permukiman juga perlu mendapat perhatian. Pembakaran sampah sembarangan dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.
Langkah pencegahan dini lebih efektif dibandingkan penanganan saat kebakaran sudah terjadi. “Kesadaran warga merupakan kunci utama mengurangi risiko karhutla,” sebut Ridwan Jamil.
Masyarakat juga diingatkan untuk tetap tenang namun selalu waspada. Dengan kesadaran dan tindakan cepat, risiko kebakaran dapat ditekan seminimal mungkin.







