BKKBN Aceh perkuat Layanan Satyagatra guna wujudkan zona integritas

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh memperkuat Layanan Satyagatra sebagai pilar pelayanan publik guna mewujudkan dan mendukung pembangunan zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Safrina Salim di Banda Aceh, Kamis, menegaskan Layanan Satyagatra harus hadir nyata dan mudah diakses masyarakat.

“Layanan Satyagatra harus mampu hadir secara nyata, mudah diakses, dan memberikan solusi atas berbagai persoalan keluarga di masyarakat. Tujuan layanan ini untuk mewujudkan zona integritas di lingkungan BKKBN Aceh,” katanya.

Layanan Satyagatra merupakan pusat pelayanan BKKBN berupa konsultasi, informasi, dan edukasi keluarga secara terintegrasi.

Layanan ini mencakup konseling pranikah, keluarga berencana, pengasuhan anak, hingga kalkulator keluarga, yang bertujuan menciptakan keluarga sejahtera.

Bacaan Lainnya

Layanan Satyagatra juga dalam bentuk digital yang dapat diakses masyarakat secara dari daring atau online.

Menurut Safrina, penguatan layanan tidak hanya soal akses, tetapi juga kualitas layanan yang profesional, inklusif, dan berintegritas.

“Dengan penguatan ini, kami ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, tepat, dan berdampak. Ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung dan mewujudkan zona integritas wilayah bebas korupsi menuju WBBM,” katanya.

Terkait penguatan Layanan Satyagatra, Safrina mengatakan pihaknya menggelar rapat koordinasi yang diikuti sebanyak 70 peserta terdiri mitra kerja, konselor, serta pengelola layanan internal BKKBN Aceh.

Ia mengatakan rapat koordinasi bertujuan menyamakan persepsi dan meningkatkan mutu layanan konsultasi serta konseling keluarga berbasis terpadu, termasuk melalui berbagai platform digital.

“Kami berharap melalui rapat koordinasi ini terbangun sinergi yang lebih kuat antara pengelola dan konselor, sehingga Layanan Satyagatra semakin optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Safrina Salim.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi WBBM BKKBN Aceh Fenny Silfia Putri menekankan pentingnya standar pelayanan yang jelas, transparan, serta mudah diakses.

“Pelayanan publik harus inklusif, transparan, dan akuntabel. Standar pelayanan yang jelas, waktu layanan yang pasti, serta mekanisme pengaduan yang responsif menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan prima,” kata Fenny Silfia Putri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *