Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh merekrut Satuan Karya Pramuka Pengawasan Obat dan Makanan (Saka POM) dalam upaya memperkuat dan mendukung upaya pengawasan obat dan makanan di masyarakat.
“Saka POM merupakan wadah kegiatan kepramukaan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan praktis, pengalaman, serta kecakapan khusus di bidang pengujian sederhana, pemantauan, dan informasi obat dan makanan,” kata Wakil Ketua Majelis Pembimbing Saka POM Daerah Aceh, Endang di Banda Aceh.
Ia menjelaskan rekrutmen dan pembelajaran Saka POM merupakan siswa dari berbagai SMA di Kota Banda Aceh diikuti sebanyak 75 peserta. Kegiatan pembelajaran dibagi ke dalam tiga kelompok berdasarkan fungsi atau krida Saka POM, yaitu Krida Pengujian, Krida Pemantauan, dan Krida Informasi.
“Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal sekaligus berperan dalam pengawasan obat dan makanan. Generasi muda memiliki peran penting dalam mendukung upaya pengawasan obat dan makanan di tengah masyarakat,” katanya.
Pihaknya berharap melalui pembekalan yang diberikan tersebut, anggota Saka POM mampu menjadi perpanjangan tangan BBPOM Aceh dalam menyampaikan edukasi dan meningkatkan kepedulian masyarakat.
Selama pembelajaran, peserta tidak hanya memperoleh materi secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan keterampilan praktis yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal masing-masing.
Endang menjelaskan, anggota Saka POM yang telah mendapatkan pelatihan nantinya dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan pengawasan, termasuk pemantauan kantin sekolah dan pengujian sampel makanan di lapangan.
Pihaknya berharap bekal pengetahuan, keterampilan, dan semangat pengabdian, para anggota Saka POM dapat menjadi duta keamanan obat dan makanan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
“Ketika generasi muda ikut peduli, informasi yang benar semakin luas dan budaya hidup aman dapat tumbuh dari lingkungan terdekat,” katanya.

