Bank Indonesia Aceh Optimis Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini mendorong perbankan untuk memberikan keringanan atau relaksasi pembayaran, pada seluruh masyarakat terdampak.

Hal ini juga sebagai upaya dalam mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana. Pihaknya optimis, meski pertumbuhan ekonomi belum optimal namun jika adanya kolaborasi yang baik antar pihak, dipastikan ekonomi Aceh menunjukkan tren positif pada 2027 mendatang.

Bank Indonesia Provinsi Aceh juga terus berupaya mendorong ketersediaan uang rupiah, dan kelancaran system pembayaran di lokasi terdampak bencana, dalam rangka menjaga kelancaran system pembayaran. Untuk itu sinergitas antar pihak sangat dibutuhkan dalam mendukung pertmbuhan ekonomi.

“Kami tetap optimis ke depan, perekonomian Aceh akan tumbuh semakin baik. Semoga upaya pemulihan ini dapat berjalan dengan baik, termasuk adanya kolaborasi lintas sektor, sehingga menunjukkan tren positif pada 2027 mendatang,” jelas Agus, dalam rangkaian Aceh Economic Forum di AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala (USK), Kota Banda Aceh, pada Senin, 27 April 2026.

Adapun sebelumnya perkembangan ekonomi di provinsi Aceh, Triwulan 4 tahun 2025 mengalami kontraksi 1,61 persen, lebih rendah dibanding daerah lain yang juga terdampak bencana yaitu Sumatera utara 4,23 persen dan Sumatera barat 1,69 persen. Meski demikian, langkah strategis dalam pemulihan pascabencana, dipastikan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Bacaan Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *