Agar Nyaman di Udara, Jemaah Haji Aceh Diberi Pelatihan Gunakan Fasilitas Pesawat

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Garuda Indonesia Aceh mengimbau calon jemaah haji untuk menjaga kondisi fisik dan mematuhi arahan petugas agar perjalanan udara menuju Tanah Suci berlangsung aman dan nyaman.

General Manager Garuda Indonesia Aceh, Jupriandi, Banda Aceh, Selasa 21 April 2026, mengatakan kesiapan jemaah menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran penerbangan.

“Intinya jemaah harus menjaga tenaga, jangan terlalu capek, jangan lupa makan selama perjalanan, dan jangan lupa minum,” ujarnya.

Selain menjaga stamina, Jupriandi juga meminta jemaah mengikuti seluruh arahan petugas kabin maupun petugas pendamping agar proses penerbangan berjalan tertib. Menurutnya, salah satu tantangan yang sering terjadi adalah sebagian jemaah kurang memperhatikan arahan petugas, terutama jika instruksi tidak disampaikan oleh tokoh yang mereka kenal atau hormati.

“Harapan kita di setiap sosialisasi yang kita buat, jemaah mendengarkan dan mengikuti arahan petugas sehingga semua berjalan lancar,” katanya.

Bacaan Lainnya

Untuk meningkatkan kenyamanan penerbangan, Garuda Indonesia tahun ini juga menyediakan fasilitas mock-up pesawat di Asrama Haji Aceh. Fasilitas tersebut akan digunakan untuk memberikan simulasi kepada jemaah, khususnya yang belum pernah bepergian dengan pesawat.

Dalam simulasi itu, jemaah akan diperkenalkan dengan fungsi tombol di kursi pesawat, cara memanggil pramugari, meminta bantuan, hingga memahami prosedur keselamatan selama penerbangan. Selain itu, simulasi juga mencakup tata cara penggunaan toilet di dalam pesawat, yang menurut Jupriandi menjadi salah satu kendala pada musim haji sebelumnya.

“Khusus jemaah yang belum pernah terbang, kita beri pemahaman tentang penggunaan fasilitas di pesawat, termasuk cara menggunakan toilet dengan benar,” ujarnya.

Ia berharap melalui edukasi dan simulasi tersebut, para jemaah dapat lebih siap secara mental dan teknis saat berada di dalam pesawat. Jupriandi menegaskan, keberhasilan perjalanan haji bukan hanya bergantung pada kesiapan administrasi dan transportasi, tetapi juga kesiapan fisik, mental, dan kedisiplinan jemaah dalam mengikuti aturan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *