Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Satu orang Anak Buah Kapal (ABK) CL DIYIN HE jatuh ke laut di Perairan Samudera Hindia dekat Aceh pada Rabu, 24 September 2025 petang. Hingga Jumat, 26 September 2025, korban belum ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh, Al Hussain, mengatakan korban diketahui bernama Duan Tie Lie (50), warga negara Tiongkok.
Ia menyebutkan kapal berbendera Liberia, CL DIYIN HE, saat kejadian sedang berlayar dari Vietnam menuju Kolombia. Namun di perjalanan, seorang ABK kapal terjatuh di perairan Samudera Hindia, dekat Aceh.
Kejadian tersebut kemudian diterima MV Patroloks melalui pesan disetress radio VHF dari MV CL DIYIN HE pada 24 September 2025 sekitar pukul 18.40 WIB. Pukul 19.10 WIB, kapal tersebut melaporkan kejadian ke Basarnas Command Center (BCC) via email, yang kemudian diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh.
“Menindaklanjuti laporan itu, Kantor SAR Banda Aceh segera melakukan koordinasi dan pemapelan untuk operasi pencarian,” ucapnya.
Pada 25 September 2025, SAR gabungan bergerak menuju lokasi menggunakan KN SAR Kresna. Pencarian dilakukan hingga pukul 16.50 WIB, tetapi hasilnya nihil. Operasi dihentikan sementara dan dilanjutkan keesokan hari.
Kemudian, pada hari ini sejak pukul 07.30 WIB, pencarian dilakukan oleh KN SAR Kresna, RIB Pos SAR Sabang, serta MV CL DIYIN HE dengan menyisir area yang sudah ditentukan di beberapa koordinat, di perairan Samudera Hindia. Operasi berlangsung hingga pukul 17.30 WIB, tetapi korban masih belum ditemukan.
“Ops Pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan kembali esok hari,” ucapnya.***

