Banda Aceh|BidikIndonesia.com – UIN Ar-Raniry Banda Aceh memperkuat kemampuan membaca Al Quran dan memahami dasar-dasar Dinul Islam untuk 1.630 mahasiswa baru melalui program Ma’had Al Jami’ah.
“Pembinaan di Ma’had merupakan bagian dari proses pendidikan yang manfaatnya akan kembali kepada mahasiswa. Program ini juga akan membentuk kedisiplinan dan karakter yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan di UIN Ar-Raniry,” kata Rektor UIN Ar Raniry, Prof Mujiburrahman di Banda Aceh, Rabu.
Ia menjelaskan sebanyak 1.630 mahasantri baru tersebut akan mengikuti program tersebut berdasarkan hasil placement test kemampuan membaca Al Quran dan pengetahuan dasar dinul Islam.
“Program ini bukan untuk pendamping dan bukan untuk pimpinan, tetapi untuk Anda sendiri. Nanti setelah selesai mengikuti program ini, anda akan melihat manfaatnya,” tegasnya.
Menurut Mujiburrahman, Kementerian Agama menghadirkan program Ma’had sebagai salah satu instrumen pembinaan wajib bagi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam.
Rektor juga menegaskan program orientasi Ma’had Al Jami’ah menyediakan sertifikat bagi mahasantri yang benar-benar mengikuti seluruh proses pembinaan dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan.
Ia berharap kesempatan tiga bulan di Ma’had, harus dimanfaatkan untuk memperkuat kemampuan membaca Al Quran, memahami dasar-dasar Dinul Islam dan menjadi insan berkarakter mulia.

