UIN Ar-Raniry Banda Aceh salurkan 1.600 paket tradisi meugang bantuan UEA

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menyalurkan 1.600 paket daging tradisi meugang dan 400 paket sembako menjelang Ramadhan 1447 Hijriah bantuan pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) untuk warga kurang mampu sekitar kampus.

“Ini merupakan tahun ketiga kami menerima bantuan Ramadhan dari pemerintah UEA. Kami sangat bersyukur atas kepedulian dan dukungan yang diberikan,” kata Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Mujiburrahman, di Banda Aceh, Selasa.

Bantuan tersebut berasal dari hadiah pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed For Good Foundation dan dukungan kerjasama dengan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.

Prof Mujiburrahman mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan pemerintah UEA. Bantuan ini, menjadi simbol persaudaraan umat Islam lintas negara dalam menyambut bulan suci.

“Bantuan ini tidak hanya bernilai materi, tetapi juga mencerminkan kebersamaan dan solidaritas sesama muslim. Semoga membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Selain daging meugang 1.600 pakat dari 18 ekor sapi yang dipotong dan sembako, kampus juga menyiapkan 2.000 paket iftar setiap hari di lingkungan kampus.

“Kemudian, 1.000 paket disalurkan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh dan 500 paket untuk Dayah Mahyal Ulum Sibreh selama tiga hari Ramadhan,” kata Prof Mujiburrahman.

Sementara itu, Koordinator Pusat Kerohanian dan Moderasi Beragama UIN Ar-Raniry, Dr Muqni Affan mengatakan, bantuan didistribusikan kepada anak yatim dan fakir miskin di lima gampong sekitar kampus, yakni Rukoh, Blang Krueng, Tanjung Selamat, Barabung, dan Limpok.

Bantuan juga menyasar tenaga kebersihan, petugas keamanan, sopir, pengurus masjid, mahasiswa, serta tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan universitas.

Pada Ramadhan tahun ini, UIN Ar-Raniry turut menggelar program iftar jama’i yang dipusatkan di Auditorium kampus selama satu bulan penuh.

‘Kegiatan serupa juga berlangsung selama tiga hari di Masjid Raya Baiturrahman dan tiga hari di Dayah Mahyal Ulum Sibreh,” demikian Dr Muqni Affan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *