Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembalimenorehkan prestasi membanggakan di tingkatinternasional. Sebuah tim yang terdiri dariMuhammad Rizky Maulana (Teknik Geofisika), Akbar Maulana (Teknik Sipil), Raza Muda Angkasa (TeknikGeofisika), Said Muhammad Auzhaful’ Azhim (TeknikMesin), Natasa Pratiwi (Peknik Geofisika) sertadidampingi oleh Dian Darisma, S.Si., M.T., Ph.Dberhasil meraih penghargaan Silver Medal padaSubtema Environment dalam ajang 2nd International Student Summit (2nd ISS).
Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan International Student Association (INSAN), Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), dan World Association of Young Scientists (WAYS), dan berlangsung pada 14–15 November 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
2nd International Student Summit merupakan kegiatantahunan yang mempertemukan mahasiswa dariberbagai negara di Asia Tenggara mapun dunia. Tahunini, ajang tersebut mengangkat tema besar “Building a Sustainable and Inclusive Future “yang menyorotiperan generasi muda dalam mendorong perubahanpositif dan pembangunan berkelanjutan di tengahpesatnya perkembangan global dan teknologi.
Dalam kompetesi tersebut, Tim USK mengahdirkaninovasi berjudul “HYDRO-STREET: Smart Sidewalk System for Converting Rainwater into Clean Hydrogen Energy in Urban Environments”. Hydro-Street merupakan sistem trotoar cerdas yang dirancanguntuk memanen air hujan, memurnikannya melaluisistem filtrasi bertingkat, kemudian mengubahnyamenjadi hidrogen bersih menggunakan teknologiProton Exchange Membrane Water Electrolyzer(PEMWE) yang ditenagai oleh energi surya.
Hidrogen yang dihasilkan kemudian disimpan secaraaman melalui teknologi metal hydride, dan selanjutnyadikonversi menjadi listrik menggunakan fuel cell. Energi ini dapat digunakan untuk umendukungkebutuhan infrastruktur kota seperti lampu jalanhingga perangkat kota pintar. Inovasi ini menawarkansolusi terintegrasi uyang tidak hanya membantumengurangi banir perkotaan, tetapi juga menyediakansumber energi bersih yang berkelanjutan.
Hydro-Street menghadirkan pendekatan baru dalampengembangan infrastruktur kota modern denganberkelanjutan sistem drainase berkelanjutan, produksienergi terbarukan, serta teknologi penyimpanan energidalam satu modul byang tertanam dibawah permukaantrotoar. Sistem ini mampu mengubah air hujan yang sebelumnya terbuang sia-sia menjadi sumber energibernilai, sehingga meningkatkan efisiensi pemanfaatansumber daya alam dan mendukung transisi menujukota rendah emisi.
Keunggulan lain dari teknologi ini adalah tidakmemerlukan lahan tambahan, tidak mengganggufungsi trotoar, serta mudah diintegrasikan denganberbagai fasilitas kota modern.
Dalam kompetisi 2nd ISS, peserta terlebih dahulumengirimkan karya ilmiah essay USK berhasil lolossebagai finalis dan diundang untuk mempresentasikaninovasi Hydro-Street dalam bentuk poster di hadapandewan juri Universiti Sains Islam Malaysia (USIM)dan Universiti Putra Malaysia (UPM).
Pada tahap presentasi, tim memaparkan konsepinovasi, mekanisme teknis, potensi produksi energi, hingga dampak lingkungan dan keberlanjutan darisistem Hydro-Street secara komprehensif. Presentasitersebut sukses mengantarkan tim meraih Silver Medal pada subtema Environment.
Partisipasi dalam ajang international ini menjadipengalaman yang sangat berharga bagi tim, mulai dariproses pengembangan riset, penyusunan karya ilmiah, hingga penyampaian gagasan di forum akademiktingkat global. Selama proses persiapan Dian Darisma, S.Si., M.T., Ph.D, turut memberikan bimbingan dandukungan penuh, baik dalam penguatan konsep, analisis teknis, maupun strategi penyampaianpresentasi.
Kolaborasi lintas disiplin antara mahasiswa Teknik Sipil, Teknik Geofisika, dan Teknik Mesin menjadisalah satu kekuatan utama dalam menghasilkaninovasi yang komprehensif dan aplikatif sekaligusaplikatif.
Keberhasilan tim Universitas Syiah Kuala dalam ajanginternasional ini membuktikan bahwa mahasiswaIndonesia mampu berkontribusi dalam menghadirkansolusi inovatif terhadap tantangan global, khususnyadi bidang energi terbarukan dan keberlanjutanlingkungan. Inovasi Hydro-Street diharapkan dapatterus dikembangkan dan suatu saat diimplementasikansebagai bagian dari solusi infrastruktur masa depanyang mandiri energi, ramah lingkungan, sertamendukung pembangunan kota berkelanjutan.







