Teken MoU Perkuat Kerjasama Antar BUMA, PT.PEMA dan BPRS

BidikIndonesia.com, Banda Aceh – Dalam rangka meningkatkan sinergitas antara sesama Badan Usaha milik Aceh, PT Pembangunan Aceh (PEMA) dan PT BPRS Mustaqim Aceh melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang bertempat di Kantor BPRS Mustakim Aceh pada Selasa (2/7/24).

Kerja sama yang akan dijalankan antara kedua Perseroda ini mencakup beberapa aspek, diantaranya berkaitan dengan sharing pengetahuan mengenai dukungan sistem dan akses permodalan serta pemasaran produk dalam rangka meningkatkan daya saing UMKM khususnya di provinsi Aceh. Selain itu juga berkenaan dengan penyediaan fasilitas pembiayaan bagi perusahaan serta pengelolaan penempatan dana milik PT PEMA untuk pengelolaan keuangan yang lebih efektif dan efisien.

Penandatanganan PKS tersebut ditandatangani langsung oleh Plt. Direktur Utama BPRS Mustakim, Raisul Mukhlis dan Direktur Utama PT PEMA, Bapak Ir. Faisal Saifuddin. Turut hadir juga Saddam Bellumi selaku Kepala Divisi Bisnis Bank Syariah Mustaqim Aceh; T. Maulana Yulian selaku Pimpinan KPO Bank Syariah mustaqim Aceh; Direktur Umum & Keuangan PT PEMA, Lukman Age M.Soc, Sc.; serta Direktur Pengembangan Bisnis PT PEMA, Faisal Ilyas SE MM.

Bacaan Lainnya

Plt Direktur Utama PT. BPRS Mustaqim Aceh, Raisul Mukhlis usai melakukan penandatanganan MOU menyebutkan bahwa kerja sama ini adalah salah satu momen yang sangat penting dan merupakan bentuk kolaborasi dan sinergisitas antar sesama Badan Usaha Milik Aceh. “Kita harap untuk dapat saling mendukung dan semoga ini menjadi awal untuk peluang kerja sama – kerja sama lainnya di masa mendatang”, jelas Raisul.

Pada kesempatan yang sama, Dirut PT PEMA, Ir. Faisal Saifuddin turut menyampaikan penandatanganan PKS ini juga merupakan bentuk upaya PT PEMA menyukseskan program-program Pemerintah Aceh, salah satunya peningkatan perekonomian Aceh melalui Pemberdayaan UMKM, “kami sangat yakin untuk merajut kerja sama dengan BPRS Mustaqim Aceh, hal ini tidak terlepas dari tren positif pertumbuhan kinerja keungan Bank Syariah Mustaqim Aceh selama 2 tahun terakhir”, tutup Faisal.

Sinergitas kerjasama strategis ini diharapkan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi di Aceh dengan menciptakan ekosistem perekonomian yang lebih efisien, aman, inklusif, sehingga dapat menjadi potensi untuk menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebanyak-banyaknya bagi Provinsi Aceh.[NewsAtaloen]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *