Sabang|BidikIndonesia.com – Cuaca di Kota Sabang dalam beberapa hari terakhir terpantau mulai kurang bersahabat. Kondisi ini ditandai dengan meningkatnya kecepatan angin serta potensi hujan yang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan dan wilayah perairan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sabang Syahrial, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca tersebut. Ia secara khusus meminta para nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut demi menghindari risiko kecelakaan di laut.
“Prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) agar dapat dijadikan pedoman utama dalam melakukan aktivitas, terutama bagi nelayan dan pelaku transportasi laut. Informasi cuaca dinilai sangat penting sebagai langkah antisipasi dini,” tegas Syahrial, Rabu (7/1/2026).
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menghindari beraktivitas di bawah pohon-pohon besar, terutama saat angin kencang dan hujan. Hal ini guna mengantisipasi kemungkinan patahnya dahan atau ranting yang dapat membahayakan keselamatan.
“Perlu kami tegaskan, kewaspadaan bersama sangat diperlukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Peran aktif masyarakat dalam mematuhi imbauan ini kami harapkan , guna dapat meminimalisir potensi bencana akibat cuaca ekstrem,” ucapnya lagi.
Meski demikian, hingga saat ini kondisi Kota Sabang masih terpantau aman dan kondusif, termasuk untuk dikunjungi oleh wisatawan. Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan siap mengambil langkah cepat apabila terjadi perubahan situasi cuaca yang signifikan.
