Raisa Terjebak di Reruntuhan Saat Rumahnya Dihantam Angin Kencang di Aceh Utara

Aceh Utara|Bidik Indonesia.com  – Raisa Putri (15), remaja asal Gampong Tanjong Hagu, Kecamatan Samudera, masih diliputi rasa takut, usai selamat dari maut setelah rumahnya porak-poranda dihantam angin kencang.

Tak ada yang menyangka, angin kencang yang datang tiba-tiba itu akan meluluhlantakkan rumah semi permanen milik keluarga Raisa. Satu per satu atap rumah terlepas, sementara Raisa masih berada di dalam terjebak di antara puing-puing kayu dan dinding yang runtuh.

“Saya syok, dada rasanya sesak waktu tahu anak saya masih di dalam,” kata Nurhalimah, ibunda Raisa, dengan suara parau menahan tangis. Saat kejadian, ia tidak berada di rumah.

Ketika melihat kondisi rumahnya yang porak poranda, Nurhalimah histeris, karena anak gadisnya berada di dalam rumah. Air matanya tak terbendung saat menceritakan kembali detik-detik mencekam itu.

“Alhamdulillah, anak saya selamat dan sehat, walau masih trauma. Begitu angin reda, dia lari keluar,” ujarnya sambil menyeka pipinya dengan ujung jilbab.

Bacaan Lainnya

Malam itu, Raisa dan ibunya terpaksa menumpang tidur di rumah saudara. Rumah mereka sudah tak layak huni. Hanya tinggal dinding sedangkan atap telah hilang. Nurhalimah berharap ada perhatian dari pemerintah.

“Kami butuh tempat berteduh lagi. Saya mohon, semoga ada bantuan untuk membangun kembali rumah kami,” ucapnya lirih.

Bencana angin kencang di sejumlah kawasan Aceh Utara pekan ini memang menyebabkan kerusakan di sejumlah titik. Namun bagi Raisa dan keluarganya, ini bukan sekadar kerusakan bangunan, tetapi nyaris menjadi tragedi yang menelan korban.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *