Sigli|BidikIndonesia.com – Kajian tasawuf tauhid dan fiqah (tastafi) dalam pengajian bulanan galon kupi SPBU Pulo Pisang, Sigli, ke-49 disampaikan oleh Tgk.Hasballah Idris disapa Abati Km.10 Dayah Mudi Nurussam Lhokseukon Teungoh, Sabtu (10/10/2026).
Abati Hasballah Idris merupakan sosok ulama yang dikagumi dan beliau adalah alumni Dayah Bahrul ‘Ulum Diniyah Islamiyah (BUDI), Lamno, Aceh Jaya.
Abati Hasballah mengatakan kajian ilmu agama Islam semata-mata agar setiap ibadah yang kita lakukan sah dan diterima Allah SWT, katanya.
Ia menjelaskan, ilmu fiqih mengatur manusia dengan empat kekuatan atau keinginan yaitu, kekuatan pola pikir, keinginan syahwat makan, kawin dan syahwat marah-marah, terangnya.
Abati menambahkan, semua itu diatur dalam ketentuan fiqih, agar tidak terjadi tabrakan dan menjadi pertengkaran antar manusia dan keluarga, seperti hukum warisan, hal itu diatur secara terperinci dalam kitab, tegasnya.
“Kewajiban kita untuk menuntut ilmu dan meningkatkan iman agar hidup kita bahagia di akhirat kelak,” harap Abati.
Amatan media ini, dipenghujung pengajian, tampak H. Marzuki Abdullah dan Istri dengan ikhlas membagikan sedekah kepada jamaah yang berhadir di lokasi pengajian, tampak antusias jamaah luarbiasa, terlebih pengajian tampak hidup karena disediakan ruang tanya jawab untuk jamah berhadir.
Ketua Panitia Pengajian Bulanan Galon Kupi SPBU Pulo Pisang Sigli, H. Marzuki Abdullah menyampaikan bahwa terima kasih atas kehadiran semua unsur, termasuk Muspika, Tengku Tengku, santriwan dan santriwati serta kaum muslimin dan muslimat hadir dalam rangka mendengar tausiah.
“Meskipun hujan rintik namun jamaah tetap bersemangat mengikuti pengajian” ungkapnya. (Has)

