Pemkab Pidie targetkan luas tanam musim rendeng capai 24.713 hektare

Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Pemerintah Kabupaten Pidie menargetkan luas tanam padi pada musim tanam rendeng 2026-2027 dengan luas mencapai 24.713 hektare dengan perkiraan produksi 153 ribu ton gabah kering panen (GKP).

Wakil Bupati Pidie Alzaizi di Pidie, Selasa, mengatakan target tersebut harus didukung langkah strategis di antaranya pasokan air, penerapan teknologi, kelembagaan petani, dan optimalisasi gotong royong.

“Pemerintah daerah menargetkan luas tanam pada musim rendeng 2026-2027 mencapai 24.713 hektare. Dengan luas tanam tersebut, diperkirakan produksi gabah kering mencapai 153 ribu ton lebih,” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Bupati Pidie Alzaizi pada rapat koordinasi turun sawah musim tanam rendeng 2026-2027 di Aula Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie.

Menurut Wakil Bupati, kepastian pasokan air menjadi faktor utama agar petani dapat menyesuaikan waktu pengolahan lahan, persemaian dan penanaman.

Bacaan Lainnya

Pemerintah daerah, kata dia, juga akan memperkuat pendampingan melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie, penyuluh, pengamat hama dan penyakit serta pengawas benih tanaman sesuai kebutuhan di lapangan.

“Selain itu, kelembagaan petani harus diperkuat agar koperasi, kelompok tani, jaringan distribusi pupuk, dan penangkar benih dapat berfungsi optimal,” kata Wakil Bupati Pidie.

Alzaizi juga mengungkapkan langkah lainnya dalam pencapaian target tersebut, di antaranya gotong royong membersihkan jaringan irigasi, penguatan permodalan petani serta pengendalian hama secara serentak.

Wakil Bupati Pidie menyoroti penurunan luas tanam pada musim tanam gadu 2026 dipengaruhi fenomena El Nino serta perbaikan jaringan irigasi Tiro Truseb.

“Kami meminta Balai Wilayah Sungai Sumatera I terus berkoordinasi dengan Pemkab Pidie agar rehabilitasi irigasi tidak mengganggu jadwal tanam,” kata Alzaizi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie Hasballah mengatakan produktivitas padi pada musim tanam gadu 2026 mencapai 6,2 ton per hektare dengan luas tanam 18.428 hektare.

“Angka itu masih di bawah luas baku sawah Pidie yang mencapai 24.784 hektare. Berdasarkan laporan penyuluh, penanaman padi terluas tercatat berada di Kecamatan Sakti, Kecamatan Indrajaya, dan Kecamatan Tangse,” kata Hasballah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *