Blangkejeren|BidikIndonesia.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, tetap melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Gayo Lues meski perjalanan rombongan sempat terhambat longsor akibat hujan berintensitas tinggi.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengoordinasikan percepatan penyusunan dan pengusulan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) ke pemerintah pusat.
Dalam perjalanan menuju lokasi peninjauan, material longsor menutup badan jalan pada jalur lintas Aceh Barat Daya (Abdya)–Aceh Tenggara sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Rombongan Sekda Aceh terpaksa menunggu hingga proses pembersihan dilakukan.
Setelah sekitar dua jam pembersihan menggunakan alat berat, akses jalan kembali terbuka dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Gayo Lues, sebelum bergerak ke arah Aceh Barat Daya.
Di Gayo Lues, Sekda Aceh meninjau langsung kondisi jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan akibat banjir dan tanah longsor. Peninjauan ini sekaligus menjadi bagian dari pengumpulan data lapangan untuk melengkapi dokumen R3P.
Dalam kegiatan tersebut, M. Nasir didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan Aceh Drs. Syakir, Kepala Dinas PUPR Aceh, serta Anggota DPRA Yahdi Hasan.
Rombongan juga berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten setempat terkait pendataan dampak bencana.
Sekda Aceh menegaskan, percepatan penyusunan R3P menjadi prioritas Pemerintah Aceh agar dukungan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi dari pemerintah pusat dapat segera direalisasikan.
“R3P adalah dokumen kunci untuk pengusulan pendanaan ke pemerintah pusat. Karena itu, seluruh dampak kerusakan—mulai dari rumah warga, infrastruktur, sektor ekonomi, hingga aset desa—harus terdata secara lengkap dan akurat,” ujar M. Nasir.
Ia menjelaskan, Pemerintah Aceh menyusun dokumen R3P berdasarkan data valid dari pemerintah kabupaten/kota.
Dokumen tersebut selanjutnya akan diajukan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta kementerian teknis terkait.
“Target kita, dokumen R3P rampung dan diserahkan ke BNPB serta kementerian paling lambat 20 Januari 2026,” katanya.
Di sela kunjungan kerja, Sekda Aceh juga menyerahkan bantuan logistik serta satu unit perangkat internet satelit Starlink untuk mendukung kelancaran komunikasi dan koordinasi penanganan bencana di wilayah terdampak.
Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, di halaman Pendopo Bupati Gayo Lues, Blangkejeren, Jumat malam (2/1/2026).****

