Banda Aceh|BidikIndonesia.com – Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banda Aceh meningkatkan kewaspadaan dan melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi potensi hujan lebat hingga ekstrem yang diperkirakan terjadi pada 30 Desember 2025.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan terhadap peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menetapkan status level awas untuk Provinsi Aceh, khususnya pada tanggal tersebut.
Secara keseluruhan, BMKG memperkirakan hujan lebat akan terjadi pada periode 28-30 Desember 2025.
Irwansyah mengingatkan agar seluruh saluran drainase dan lubang air yang mengalirkan air dari badan jalan dipastikan bersih dan berfungsi dengan baik. Selain itu, petugas di lapangan juga diminta segera memastikan pintu-pintu air serta rumah pompa di berbagai lokasi kota beroperasi normal.
Camat dan geuchik juga ditugaskan untuk melakukan pemantauan terus-menerus di wilayah masing-masing. Jika terdapat potensi banjir atau kondisi darurat lainnya, harus segera dikoordinasikan dan dilaporkan.
Beberapa titik yang lebih rentan tergenang saat hujan intens tinggi menjadi perhatian khusus, antara lain Jeulingke, kawasan depan Polda, Jalan Panglima Nyam Mak Lampineung, Pasar Aceh, depan SMA Negeri 1 Banda Aceh, Blang Padang, dan Peuniti.
Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mengajak masyarakat Banda Aceh untuk tetap waspada dan memperbanyak doa agar terhindar dari musibah akibat cuaca ekstrem.
“Sesuai peringatan BMKG, mari kita semua waspada, seraya memanjatkan doa kepada Allah SWT, agar kita dihindari dari musibah,” tutupnya.
Diharapkan dengan persiapan yang matang, Banda Aceh dapat terhindar dari banjir maupun genangan meskipun curah hujan tinggi.(*)
