Illiza dikukuhkan sebagai koordinator FKKA 2025-2030

Banda Aceh|BidikIndonesia.com –  Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal dikukuhkan sebagai Koordinator Forum Komunikasi Pemerintahan Kabupaten/Kota Se-Aceh Periode 2025-2030. Rabu malam (19/8), di Anjong Mon Mata Komplek Meuligoe Gubernur Aceh.

Illiza bersama 22 pengurus forum lainnya dikukuhkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya berdasarkan Surat Keputusan Rapat Paripurna Konferensi Ke Empat FKKA Nomor 1073/Konferensi/FKKA/2026 tentang Pengesahan dan Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Forum KKA Periode Tahun 2025-2030.

Dalam sambutannya, Illiza berharap dengan adanya forum ini dapat terwujudnya sinergitas antar pemerintah kabupaten/kota dalam penyusunan kebijakan daerah.

Serta, dapat terwujudnya sinergitas dan harmonisasi antara pemerintah kabupaten/kota dalam penyusunan kebijakan daerah dan langkah konkret untuk diimplementasikan.

“Bagaimana perjuangan menyempurnakan revisi UUPA, terutama agar bagaimana mencapai kehidupan masyarakat yang lebih aman, damai dan sejahtera sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam,” kata Illiza.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya itu, dengan adanya forum tersebut, maka diseminasi program-program lintas kabupaten/kota akan lebih mudah dilaksanakan.

“Kalau sudah ada daerah kabupaten/kota yang sudah baik tata kelola pemerintahan atau program-program yang bisa diadopsi juga diterapkan di daerah lain tentu ini akan lebih memudahkan,” ujar IIliza.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya mengatakan FKKA sangat strategis untuk menghimpun semua realita di lapangan untuk dikomunikasikan ke pusat.

“Ini sangat strategis, karena kami membutuhkan sekali forum-forum yang secara efektif bisa menghimpun semua realita di lapangan itu untuk dikomunikasikan ke pusat,” katanya.

Karena itu, Bima meminta agar forum ini solid dan terus berdialog. Sehingga mereka di pusat mudah untuk menangkap apa yang disarankan oleh kepala daerah.

“Semoga forum ini tidak hanya menjadi ajang curhat saja tetapi menjadi sumber inspirasi dari praktik-praktik baik yang ada di seluruh Aceh,” pungkas Bima Arya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *